Mutasi Eselon II Usai Tahun Baru

BENGKULU, BE – Pemerintah Kota Bengkulu terus melakukan verifikasi seluruh posisi pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Bengkulu. Verifikasi ini selaras dengan masih banyaknya posisi pimpinan SKPD yang kosong.
Berdasarkan catatan yang ada, sejumlah SKPD seperti Dinas Tata Ruang dan Perumahan, Dinas Kesehatan dan Camat Singaran Pati saat ini masih dijabat oleh pelaksana sementara. Disamping itu, beberapa instansi seperti Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota juga belum ditempati oleh pejabat defenitif.
Belum komplitnya pejabat definitif dalam struktur Pemerintah Kota lantaran masih berlangsungnya proses hukum dugaan penyelewengan dana bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 dan 2013. Hingga saat ini, Pemerintah Kota masih menggunakan asas praduga tak bersalah terhadap para pejabat yang tersandung dengan permasalah bansos tersebut.
Diketahui, jabatan yang kosong saat ini terpilah menjadi Pelaksanaharian (Plh) dan Pelaksanatugas (Plt). Sumber BE menyebutkan, pada awal tahun 2015, seluruh jabatan tersebut akan didefinitifkan.
“Kemarin kita baru merampungkan untuk pejabat Eselon III dan Eselon IV. Awal tahun 2015 nanti giliran Eselon II. Sehingga semua yang kosong bisa terisi oleh pejabat definitif,” katanya sembari mewanti-wanti agar namanya tak ditulis.
Disamping mutasi terhadap pejabat Eselon II, lanjutnya, Pemerintah Kota juga akan mendefinitifkan posisi Sekretaris Kota (Sekkot) Bengkulu. Posisi tersebut akan diserahkan kepada orang yang dinilai mampu mengatasi seluruh persoalan yang dihadapi oleh Pemerintah Kota saat ini tanpa menjadikan atasan sebagai tumbal.
“Dia harus bisa melakukan mengendalikan konflik dengan baik dan memberikan assesment yang tepat kepada walikota. Dia harus berani mengatakan yang salah itu salah, meski menghadapi risiko tidak disukai oleh orang-orang disekitarnya,” beber sumber tersebut.
Plt Sekkot Bengkulu, Drs H Fachruddin Siregar MM, tak menampik hal ini. Menurutnya, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Bengkulu terus melakukan penggodokan untuk mengisi kekosongan jabatan.
“Sejauh ini kita masih melakukan kajian. Kekosongan memang harus diisi, tapi harus dilaksanakan dengan hati-hati dan teliti,” katanya.
Sebelumnya, Kabag Humas Setda Kota, Dr H Salahuddin Yahya MSi, mengatakan, Pemerintah Kota sedang melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh pimpinan SKPD. Setiap SKPD yang dinilai gagal dalam meraih target, pimpinan yang bersangkutan akan dirotasi.
Mantan Ketua KPU Kota Bengkulu ini menjelaskan, sejak dua tahun memimpin, duet Helmi-Linda telah menghasilkan capaian-capaian penting yang terejawantahkan dengan raihan berbagai penghargaan seperti Piala Adipura, Wahana Tata Nugraha dan penghargaan-penghargaan lainnya. Namun bukan berarti kinerja Pemerintah Kota tidak luput dari kekurangan. Mutasi akan dilaksanakan untuk menutupi kekurangan-kekurangan tersebut. (009)