Muksir : Sekolah Dibangun Semasa Kepala Dinas Lama

TAIS, BE- Buntut dari pengumpulan data dan keterangan dari pihak Kejari Tais atas penyidikan dilakukan, membuat sejumlah pihak terkait kebakaran jenggot. Ini terkait pembangunan SMA Negeri 10 beralamat di Desa Padang Kuas Kecamatan Sukaraja.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Seluma, Muksir Ibrahim SPd menanggapi dengan dingin. Dia menjelaskan pembangunan SMA Negeri 10 dikerjakan oleh kepala dinas sebelum dirinya. Dirinya hanya menerima proses administrasi terakhir setelah sekolah selesai dibangun. Sedangkan untuk pembangunannya sepenuhnya dikerjakan oleh pejabat sebelum dirinya.
“Selaku warga negara yang taat akan hukum akan bersikap koperatif serta tidak akan menutup nutupi data yang diinginkan oleh Jaksa Kejari Tais mengenai pemeriksaan ini. Dan pembangunannya dilakukan dikala kepala dinas sebelum saya,” sampainya.
Dijelaskan, tahun 2013 Muksir baru menjabat ditambah saat tersebut hanya menerima berkas administrasi terakhir setelah sekolah selesai dibangun. Kemudian untuk panitia perencanaan pembangunan SMA Negeri 10 yang saat ini masih di Dinas Pendidikan Kabupaten Seluma. Ditambahkan, membenarkan kalau mereka sudah menjalani pemeriksaan di Kejari Tais. Bahkan tim perencana juga sudah membawa sejumlah dokumen yang diinginkan oleh penyidik Kejari Tais.
“Kita telah dimintai keterangan dan sejumlah dokumen telah dimintai oleh kejari,” sampainya
Diketahui, Kejari Tais saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap pembangunan SMA Negeri 10 di Desa Padang Kuas Kecamatan Sukaraja. Pembangunan sendiri menggunakan dana sebesar Rp 1,6 milliar. Sejumlah pihak sudah dimintai keetrangan oleh Jaksa Kejari Tais. Diantaranya tim perencana kegiatan, kemudian bendahara kegiatan serta pihak lainnya yang mengetahui pembangunan SMA Negeri 10 Seluma di Desa Padang Kuas. “Sejauh ini sejumlah pihak masih akan memeberikan keterangan di Kejari dalam waktu dekat ini,”singkatnya.(333)