Mountain Bike National Championship Diikuti 110 Peserta dari 12 Provinsi

MANSUR/Bengkulu Ekspress MOUNTAIN BIKE: Peserta Mountain Bike National Championship Kota Lubuklinggau yang diikuti 110 peserta.
MANSUR/Bengkulu Ekspress MOUNTAIN BIKE: Peserta Mountain Bike National Championship Kota Lubuklinggau yang diikuti 110 peserta.

LUBUKLINGGAU, Bengkulu Ekspress – Gelaran kegiatan Mountain Bike National Championship 2017 di Kota Lubuklinggau, Selasa kemarin (18/7) resmi dibuka. Gelaran kegiatan Mountain Bike National Championship digelar di kawasan wisata Bukit Sulap.

Pembukaan yang dihadiri Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, Perwakilan Kementerian Olahraga RI, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) ini, ditandai dengan pelepasan balon ke udara sebagai pertanda dimulainya rangkaian kegiatan tersebut.

“Semoga semangat berolahraga dan menjaga kebugaran tubuh melalui kegiatan seperti ini, nantinya bisa diwujudkan oleh masyarakat Kota Lubuklinggau,” kata Walikota dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Sumatera Selatan (Sumsel), Leonardi Sohe menjelaskan, gelaran Mountain Bike National Championship 2017 ini, diikuti oleh 110 peserta dari 12 provinsi.

“Kita buka kegiatan ini Open Championship. Jadi, terserah tiap perwakilan provinsi mau mengirimkan berapa banyak atletnya. Sementara, Rabu atau Kamis mendatang, juga akan ada peserta dari international dengan melombakan 16 kategori lomba sepeda,” ungkapnya .

“Mereka berjumlah sekitar 50 orang atlet dari 6 negara, yakni Malaysia, Filipina, Vietnam, Italy, Portugal dan Ceko. Sehingga, jika ditambah dengan Indonesia berarti ada atlet asal 7 negara yang akan mengikuti lomba,” jelasnya.

Disampaikanya , untuk track atau jalur lomba memang ada sedikit perubahan dari event sebelumnya, yakni jarak track lomba untuk kelas Cross Country yang lebih pendek. Namun, untuk track kelas Downhill sedikit lebih panjang.

“Untuk Kejurnas dan kelas Internasional sama, yakni melombakan 16 kategori. Ada lagi bedanya, yakni tahun ini kita sudah mengoperasikan inklinator (kereta miring). Perlu diketahui, yang juara 1 nantinya di Kejurnas ini, akan langsung masuk Tim Pelatnas. Jadi, kita ini terbagi dua kegiatan, yaitu Kejurnas dan tingkat International,” terangnya. (222)