Motor Pelajar Nyaris Dirampas

BENGKULU, BE – Sial menimpa salah seorang pelajar SMPN 18 Kota Bengkulu, Fisenzo (13), warga Jalan Mangga 5 RT 25, Kelurahan Panorama. Sebab  sepeda motor Yamaha Jupeter Z bernopol BD 5159 EU nyaris raib dirampas 3 orang tak dikenal (OTD) saat melintas di kawasan objek wisata Taman Remaja, Kelurahan Lingkar Timur. Kendati motor tidak berhasil disikat pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) itu, namun  korban mengalami luka lecet di bagian kaki, tangan dan  perutnya. Itu setelah korban terjatuh dari motor karena mengelakan pelaku.
Ayah korban, Suharto (41), saat ditemui BE menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 17.00 WIB, Rabu ( 22/4). Saat itu korban  dari rumahnya  dan bermaksud akan  menjemput adiknya yang tengah belajar mengaji di Tempat Pengajian Al-quran (TPQ) terletak  tak jauh dari tempat kejadian pekara (TKP). Namun  ditengah diperjalanan korban langsung diserempet  3 orang yang menggunakan dua  motor. Saat pelaku berada disamping korban, langsung menerjang dan berusaha mengambil motornya.
“Saya meminta dia (korban,red) untuk menjemput adiknya dari belajar ngaji. Diperjalanan dia diserempet dua motor yang dikendarai orang tak dikenal, mereka langsung menerjang anak saya hingga terjatuh,” terang Suharto.
Ditambahkan Suharto, melilihat korban tersungkur ke jalan, pelaku sempat menghentikan motor mereka dan berusaha mengambil motor korban. Hanya saja  lantaran melihat ada salah soerang PNS yang melintas di TKP, pelaku yang menggunakan motor knalpot racing tersebut langsung melarikan diri meninggalkan korban.
“Beruntung ada orang yang melihat kejadian ini. Sehingga motor dan anak saya berhasil selamat. Setelah mendapat kabar tersebut, kami langsung berusaha mengejar pelaku tapi tak ketemu,” terang Suharto.
Suharto menambahkan, peristiwa tersebut bukanlah yang pertama kali terjadi di TKP. Oleh sebab itu, ia mengharapkan agar pihak kepolisan segera mengungkap kasus ini sehingga keamanan di wilayah tersebut dapat menjadi aman.
“Saya sudah lapor ke pihak kepolisian, saya berharap pelaku segera ditangkap,” harap pria yang berprofesi sebagai pelatih sepak bola tersebut.(135)