Motor Kepsek Dibakar Oknum PNS

share

TUBEI, BE – Peristiwa pembakaran kembali terjadi di Bumei Swarang Patang Stumang Kabupaten Lebong. Setelah sebelumnya Polsek Rimbo Pengadang dibakar oleh massa beberapa waktu yang lalu, kali ini motor milik Kepala Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Darma Wanita, Radiah (52) dibakar saat berada di parkiran Dinas Pendidikan Nasional Pemuda dan Olah Raga (Diknaspora) Kabupaten Lebong. Dari data yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut terjadi pada Kamis (15/10) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu korban yang merupakan warga Kelurahan Taba Anyar Kecamatan Lebong Selatan datang ke kantor Diknaspora untuk mengurus persoalan sekolah.

Setibanya di kantor Diknaspora yang berada di jalan dua jalur Kecamatan Pelabai, ia memarkirkan motor matic jenis Yamaha Xeon dengan Nopol BD 6690 HB dan langsung masuk ke dalam kantor Diknaspora. Tak berselang lama, entah apa sebabnya pelaku pembakaran yang diketahui memang memiliki gangguan kejiwaan langsung membakar helm korban yang berada di spion motor dan langsung merambat keseluruh bagian motor hingga menyisahkan bagian rangka motor.

Korban baru mengetahui motor miliknya terbakar setelah beberapa pegawai Diknaspora berteriak jika ada motor yang terbakar. Pegawai yang saat itu sudah mengetahui adanya motor yang terbakar tak bisa berbuat banyak dan takut karena pelaku masih berdiri di dekat kendaraan yang sedang terbakar.

Motor baru berhasil dievakuasi setelah petugas kepolisian datang ke lokasi kejadian dan saat ini barang bukti berupa motor yang tinggal menyisakan rangkanya sudah diamankan di Mapolsek Lebong Atas.

Kapolres Lebong AKBP Zainul Arifin SE MH melalui Kapolsek Lebong Atas Ipda Sugiharto SIP mengatakan masih menyelidiki kasus ini. Belum diketahui motif pembakaran, hanya saja diketahui jika pelaku pembakaran memang mengidap gangguan kejiwaan.

“Pelaku saat itu membakar helm korban yang berada di bagian spion motor dan langsung merambat ke seluruh bagian motor. Sudah membakar, pelaku saat itu masih tetap berdiri di dekat motor yang sedang terbakar sementara pegawai yang sudah mengetahui tak berani untuk mendekat. Korban sudah kita mintai keterangan sementara barang bukti juga sudah kita amankan, ” ujar Sugiharto.

Ditambahkan Sugiharto pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait penanggulangan terhadap pelaku yang diketahui sudah sejak lama mengalami gangguan kejiawaan dan meresahkan masyarakat.

“Tadi (kemarin, red) kita juga sudah mengimbau kepada seluruh pegawai Diknaspora jika memang merasa takut atas kedatangannya (pelaku) agar dapat melakukan komunikasi kepada kita,” pungkas Sugiharto. (777)