Minta Pembangunan GOR Dilanjutkan

ProyekLEBONG SELATAN, Bengkulu Ekspress – Tokoh Pemuda yang juga warga Kecamatan Lebong Selatan Gunawan SP, meminta Pemerintah Kabupaten Lebong, agar melanjutkan pembangunan gedung olah raga (GOR) terpusat di Kelurahan Taba Anyar, Kecamatan Lebong Selatan. Sebab, saat ini kondisi GOR yang dibangun zaman Bupati Dalhadi Umar sangat memperihatinkan. Sebagian besar bangunannya mengalami kerusakan akibat tidak adanya perhatian pemerintah.

“Anggaran yang sudah digunakan untuk pembangunan komplek GOR tersebut sangat besar, mencapai Rp 45 miliar. Karena tidak ada perhatian kondisinya mengalami kerusakan, anggaran yang sudah digunakan tidak mubazir ya harus ada upaya dari pemerintah untuk memperbaikinya,” ujar Gunawan.

Melihat kondisi GOR tersebut, anggarannya yang dibutuhkan yang diperlukan untuk memperbaikinya cukup besar. Untuk itu, harus ada terobosan dari pemda untuk mengajukan biaya pembangunan GOR ini menggunakan APBN.

“Artinya harus ada propsal yang diajukan ke kementerian. Kala menggunakan APBD tentunya akan memberatkan anggaran daerah,” kata Gunawan.

Pentingnya melanjutkan pembangunan GOR terpusat tersebut, lanjut Gunawan, sudah sesuai dengan salah satu program unggulan Pemda Lebong, yakni Lebong berprestasi dibidang Olahraga. Tentunya untuk menciptakan prestasi harus ada fasilitas yang memadai.

“Nah GOR terpusat tersebut bisa dikatakan jawaban atas fasilitas tersebut karena sudah ada berbagai lapangan disitu artinya tinggal dilakukan perbaikan. Kalau fasilitas tidak ada tentu sangat sulit berprstasi,” pungkas Gunawan.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Lebong Drs Hosen Basri mengatakan, terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bengkulu, terkait penganggaran lanjutan GOR tersebut. Pasalnya, sebelumnya dalam pembangunan GOR tersebut, dalam pemeriksaan Polres Lebong terkait dugaan korupsi yang telah menyeret beberapa tersangka.

“Kita juga konsultasi dengan DPRD Lebong dan pihak terkait lainnya. Kita tidak menginginkan pembangunan lanjutan GOR terpusat tersebut, malah menjadi masalah dikemudian hari. Kalau memang itu tidak menyalahi aturan tentu akan kita ajukan anggarannya,” ucap Hosen.(777)