Minta Komnas HAM Teliti Perbudakan

In Nasional
JAKARTA – Penyiksaan dan penyekapan buruh pabrik kwali di RT 3/4, Kampung Bayur Ropak, Desa Lebak Wangin, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, dianggap sebagai perbuatan tak manusiawi. Karenanya Komisi III DPR bidang hukum meminta kepolisian bisa mengusut tuntas kasus itu.
Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsy menyatakan, perlakuan terhadap buruh pabrik kwali itu jelas memprihatinkan. “Memperkerjakan buruh dengan menyekap, mengintimidasi dan menyiksa adalah bagian dari bentuk perbudakan yang nyata,” katanya, Minggu (5/3).Karenanya, kepolisian diminta tegas mengusut semua yang terlibat. Termasuk apabila ada oknum anggota Polri yang membekingi pabrik itu.

“Kapolda harus pula menelusuri adanya informasi dugaan kegiatan ini dibekingi oleh oknum Brimob. Ini tidak boleh dibiarkan karena akan meruntuhkan citra kepolisian,” papar Aboebakar.

Ia mengatakan, terdapat indikasi kuat adanya pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam kasus ini. Karenanya, Komisi Nasional HAM harus bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan investigasi.

Sebab, ia menyatakan, tidak boleh ada perampasan hak asasi manusia untuk para pekerja pabrik. “Seluruh warga Indonesia memiliki hak yang sama dalam mendapatkan perlindungan HAM apapun profesinya, semua tidak boleh ada diskriminasi,” ungkap politikus Partai Keadilan Sejahtera ini.(boy/jpnn)

You may also read!

BPN Sertifikatkan 4 Desa

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Memastikan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) berjalan lancar, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bengkulu

Read More...

Tolak Politik Uang!

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mengajak seluruh masyarakat untuk menolak 

Read More...

Saber Pungli Bisa OTT

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Kabupaten Kepahiang diberikan kewenangan untuk melakukan

Read More...

Mobile Sliding Menu