Minggat dari Rumah, Pelajar Ditiduri Teman

Pelaku Berhasil Diamankan
ary-ar-terduga-cabul

CURUP, BE – Nasib malang dialami Bunga (16) — bukan nama sebenarnya, salah satu pelajar di Kabupaten Rejang Lebong. Warga Kecamatan Selupu Rejang tersebut diajak berhubungan intim alias ditiduri oleh temannya berinisial AR (17), warga Kecamatan Curup.

Akibat perbuatannya tersebut, AR sudah diamankan unit buru sergap (Buser) Polres Rejang Lebong saat berada di Jalan AK Gani Kecamatan Curup Utara Senin (14/11) siang, sekitar pukul 12.30 WIB.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar SH mengungkapkan, dugaan pencabulan yang dilakukan AR terhadap Bunga tersebut di salah satu rumah kosong di Kelurahan Tunas Harapan Kecamatan Curup Utara, Senin (24/10) lalu.

Aksi pencabulan yang dilakukan AR terhadap korban bermula saat korban minggat dari rumahnya setelah berselisih dengan kedua orangtuanya. Saat minggat tersebut korban bertemu dengan Ra (17), yang merupakan teman dari AR.

Dari Ra ini kemudian korban dikenalkan dengan AR. Setelah itu, AR mengajak korban ke salah satu rumah kosong milik saudara AR yang ada di Kelurahan Tunas Harapan. Setelah sekitar 5 hari korban berada di rumah saudara AR tersebut, AR membujuk korban untuk melakukan hubungan intim layaknya suami istri. Awal korban menolak ajakan AR, namun karena terus dirayu AR bahkan diiming-imingi untuk dinikahi, kemudian permintaan AR dikabulkan oleh korban.

“Setelah AR mencabuli korban, kemudian korban ditinggalkannya. Saat korban pulang, kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Rejang Lebong,” jelas Kasat.

Pasca menerima laporan korban, petugas sempat kesulitan mencari keberadaan AR yang sudah sembunyi. Namun akhirnya AR bisa dipancing keluar dari persembunyiannya. Atas perbuatnnya tersebut, saat ini kasus AR tengah ditangani unit perlindungan perempuan dan anak Sat Reskrim Polres Rejang Lebong.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan AR, aksi cabul yang dilakukannya tersebut baru pertama kali ia lakukan kepada korban. AR juga membantah kabur pasca mencabuli korban. Ia mengaku hanya pulang ke rumahnya sebentar, saat ia kembali lagi kerumah saudaranya tempat korban tinggal selama pelarian dari orang tuanya, korban sudah tidak ada lagi.

“Saat saya kembali dia (korban) sudah tidak ada lagi, kemudian besoknya saya mendengar kalau dia melapor ke polisi, jadi saya sembunyi,” singkat AR.(251)