Mesin Tanam Padi Lebih Efisien

MUKOMUKO, BE – Guna merubah petani tradisional menjadi modern, khususnya di bidang tanaman pangan, padi sawah. Pemda Mukomuko, telah membeli satu unit mesin tanam padi. Dalam satu hektar waktu yang dibutuhkan  sekitar tiga hingga lima jam. Jika menggunakan tenaga buruh, membutuhkan lima orang dan menghabiskan waktu hingga tiga hari.
“Mesin tanam itu  sangat efisien. Mulai dari jumlah tenaga hingga modal yang dikeluarkan petani jauh berkurang,” papar Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Mukomuko, Eddy Apriyanto melalui Sekretaris, Saudagar Chaniago didampingi Kabid Prasarana dan Sarana, Elsandi Ultria Dharma.
Dicontohkannya,  dalam satu hektar dibutuhkan tenaga  buruh lima orang. Satu hari gaji buruh Rp 100 ribu/orang. Jika dikalikan tiga hari, yang harus dikeluarkan mencapai Rp 1,5 juta. Sedangkan dalam penggunaan mesin itu hanya membutuhkan tenaga dua orang. Satu tenaga yang menyiapkan benih siap tanam dan satu lagi sebagai operator. Bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin, yang dibutuhkan hanya lima liter untuk satu hektar.
“Jika kita hitung – hitung, memang sangat efisien. Satu unit mesin yang sudah tiba dan siap dioperasikan. Tidak menutup kemungkinan tahun depan dianggarkan kembali di APBD,” katanya.
Mesin itu akan diserahkan ke kelompok usaha pelayanan jasa Alsintan Kecamatan XIV Koto. Hal itu dikarenakan diwilayah tersebut adalah sentra tanaman pangan dan dinilai bagus. Mesin itu bisa dipinjam pakaikan oleh seluruh kelompok tani yang ada.  “Semua kelompok tani boleh meminjam. Kelompok itu  hanya membayar jasa operator dan membeli BBM saja,” bebernya. (900)