Mensos Kucurkan Rp 19,114 Miliar

RIO-MENSOS LEPAS KAPSUL WAKTU-- (9)
BENGKULU, BE – Kedatangan Menteri Sosial RI Dra Khofifah Indar Parawansa dalam kegiatan puncak Ekspedisi Kapsul Waktu di Provinsi Bengkulu, kemarin (12/10) mendatangkan keberkahan tersendiri bagi masyarakat di provinsi ini.  Bagaimana tidak, dalam kunjungannya yang hanya berlangsung beberapa jam tersebut, Mensos memberikan bantuan mencapai Rp 19,114 miliar.

Bantuan yang bersumber dari APBN Tahun 2015 diserahkan langsung usai memasukkan 7 impian dan harapan masyarakat Bengkulu ke dalam Ekspedisi Kapsul Waktu.

Adapun rincian bantuan yang diberikan Khofifah adalah bantuan kelompok usaha bersama dan rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni kemiskinan pedesaan tahun 2015 yang terdiri dari modal usaha untuk 481 kelompok dengan masing-masing kelompok mendapatkan Rp 20 juta, dan bantuan untuk rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni  untuk 153 kepala keluarga (KK), masing-masing KK mendapat 10 juta. Totalnya Rp 11,150 miliar.

Selain itu,  juga ada bantuan kelompok usaha bersama dan rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni kemiskinan perkotaan yang terdiri dari modal usaha untu 481 kelompok masing-masing kelompok mendapatkan Rp 20 juta, bantuan rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni  175 KK masing-masing KK mendapatkan Rp 10 juta, dan sarana lingkungan sebanyak 4 paket senilai  Rp 200 juta, dengan totalnya mencapai Rp 5,150 miliar.

Mensos juga memberikan bantuan pengembangan anak dan remaja di Provinsi Bengkulu tahun 2015 melalui lembaga sebanyak 150 anak, masing-masing anak mendapatkan Rp 1,2 juta dan totalnya Rp 180 juta.

Bantuan perlengkapan sekolah untuk 50 anak sebesar Rp 25 juta, bantuan alat bantu penyandang disabilitas hasil penjangkauan PSBL Dharma Guna Bengkulu sebesar Rp 250 juta, bantuan usaha ekonomi kreatif bengkel las dan konstruksi kerangka besi  untuk IPWL Yayasan Sosial Pondok Pesantren Salafiyah Hidayatul Mubtadien Kota Bengkulu Rp 250 juta, bantuan sosial bedah rumah Lansia terlantar untuk 15 Lansia Rp 150 juta, bantuan sosial Sembako bagi Lansia terlantar untuk 200 orang Rp 50 juta, bantuan keserasian sosial untuk 12 desa Rp 1,308 miliar.

Selain itu juga ada bantuan kearifan lokal daerah untuk 1 kelompok Rp 50 juta, bantuan buffer stock bencana sosial Rp 720,740 juta, dan bantuan 1 unit motor trail untuk operasional bencana Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu Rp 30,293 juta.
K

hofifah berharap, dengan adanya bantuan tersebut bisa meningkatkan mutu pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Bengkulu.

“Khusus bantuan untukrehabilitasi sosial rumah tidak layak huni sebesar Rp 10 juta per rumah, itu memang pasnya untuk rehab kamar, tapi itu adalah stimulan dan rumah yang akan dibangun pun harus dilakukan dengan swadaya, yakni secara  bergotong royong,” ujarnya.

Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah sendiri dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan Mensos tersebut. Ia berharap bantuan akan terus mengalir dari pemerintah pusat, baik untuk bantuan sosial maupun bantuan pembangunan infrastruktur.

“Kedatangan Ibu Menteri Sosial ini menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat Bengkulu, karena dari 8 provinsi yang sudah disinggahi Ekspedisi Kapsul Waktu ini, baru Bengkulu yang dihadiri langsung oleh menteri dan kita sangat berterima kasih kepada Mensos Ibu Khofifah,” tukasnya. (400)