Menang Kontes, Batu Akik Ditawar Rp 20 Juta

menang akik 1
KEPAHIANG, BE – Batu akik milik Waka I DPRD Kepahiang, Andrian Defandra SE ditawari pembeli senilai Rp 20 juta.
Ini setelah batu akik jenis chalcedony yellow milik politisi Golkar tersebut, menjuarai lomba batu mulia yang digelar di Bengkulu Indah Mall (BIM) oleh Asosiasi Batu Mulia Bengkulu beberapa saat yang lalu.
“Batu akik ini berasal dari Bengkulu Utara seberat 1,5 ons dengan warna kuning kristal yang solid dan tidak ada sama sekali kodam (kotor dalam),” ujar Andrian.
Dikatakannya, pertama kali melihat batu tersebut dirinya merasa sangat tertarik sekali, setelah sebelumnya ditawari oleh penjual batu akik yang berasal di Bengkulu Utara.
“Batu itu saya bawa ke Jakarta dan diasah dengan menggunakan diamond cutting,” ungkapnya.
Selesai diasah, lanjut Andrian, ia bawa kembali pulang ke Bengkulu dan langsung diikat dengan menggunakan perak solid di salah satu pengrajin batu akik di Kota Bengkulu.
“Batu ini saya pakai dalam keseharian saja, karena warnanya kuning sesuai dengan warna Partai Golkar yang mengusung saya menjadi anggota DPRD saat ini,” terangnya.
Ia menambahkan, karena banyak yang menilai akik ini bagus, maka dirinya mengikutkan batu akik tersebut di dalam kontes yang digelar di BIM.
“Tahu-tahunya bisa jadi pemenang, sungguh tidak disangka-sangka. Usai pengumuman itu ada pengusaha dari Padang Sumatera Barat (Sumbar) yang memang menyaksikan kontes dan menawarnya seharga Rp 20 juta,” ujar Andrian.
Sayangnya, batu akik ini tidak ingin ia lepas berapapun harganya. Memang tawaran itu cukup menggiurkan, tapi masalahnya jika ini dijual dimana lagi ia bisa mendapatkan akik serupa.
“Terlepas dari hal itu, saya berharap dengan menangnya batu akik saya ini, dapat memacu warga lainnya untuk mengikuti langkah serupa,” tandasnya.(505)