Melihat Penerimaan Anggota Polri, Ribuan Pemuda Antusias Menjadi Polisi

ANTUSIAS (2)

Pendaftaran menjadi anggota polisi telah dibuka sejak 8 April 2015   di Mapolda Bengkulu. Hingga Senin (20/4) kemarin, tercatat sebanyak ribuan pemuda-pemudi yang berasal dari Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu mendaftar guna mengikuti serangkaian tes perekrutan polisi. Bagaimana ceritanya? berikut laporannya!

BAKTI SETIAWAN – Kota Bengkulu

MENJADI anggota polisi merupakan salah satu impian yang dicita-citakan bagi pemuda dan pemudi. Hal ini terlihat dari besaran animo kalangan pemuda yang mendaftarkan diri pada seleksi penerimaan anggota Polri secara terpadu tahun angkatan 2015. Hingga kemarin, sudah tercatat sebanyak 1.765 peserta yang resmi mendaftarkan diri. Diantaranya 30 orang Akpol, 1426 Brigadir (278 Polisi Wanita) dan 1.148 Polisi Laki) serta 309 orang Tamtama.
Data terhimpun BE, pendaftaran tersebut secara resmi akan ditutup pada tanggal 25 April 2015 mendatang. Selama proses tersebut, setiap hari terlihat ratusan peserta mendatangi Mapolda Bengkulu untuk mengikuti proses kelangkapan berkas dan cek fisik berupa pengukuran tinggi badan.
Ketika ditemui BE, salah seorang peserta Tamtama mengaku mengikuti tersebut lantaran menjadi aparatur penegak hukum   sudah menjadi profesi yang telah dicita-citakannya sejak kecil. Memanfaatkan momen  kali ini  ia memastikan akan berupaya semaksimal mungkin dalam mengikuti setiap tahapan yang diberikan  panitia.
“Saya lulus dari SMAN 3 Manna tahun 2014. Menjadi seorang polisi adalah cita-cita saya sejak kecil,” terang salah satu peserta yang bernama Deki renolda (18), kemarin.
Pemuda asal Desa Pagar Dewa, Kota Manna, Bengkulu Selatan ini menambahkan, meski isu sogok menjadi hal yang tak biasa di dengar dalam setiap penerimaan tes. Namun ia memiliki keyakinan bahwa penerimaan anggota Polri terbebas dari unsur tersebut. Oleh sebab itu, ia sangat berharap dapat lulus menjadi anggota polisi dan menjadi salah salah satu kebanggan keluarga. “Saya tak percaya dengan adanya sogok dalam penerimaan Polri, saya yakin semua prosesnya berlangsung murni,” imbuh putra bungsu dari dua bersaudara tersebut.
Senada   apa yang diharapkan Deki, Kapolda Bengkulu,  Brigjen Pol Drs HM Ghufron MM MSi  melalui Kabid Humas,  AKBP Sudarno SSos MH   memastikan bahwa tak ada pungutan biaya  bagi setiap peserta tes anggota polisi ini.
“Kita tidak melakukan pungutan biaya apapun. Silahkan mengikuti tes ini secara terbuka dengan terlebih dahulu mendaftar secara online dengan alamat website www.penerimaan.polri.go.id. Semua tahapan pasti akan kita umumkan dan dilakukan secara transparan,” tegas Sudarno.
Mantan Kapolres Kepahiang  mengatakan, agar para peserta tetap yakin dengan kemampuan yang mereka miliki  dan tak mempercayaai jika ada oknum maupun orang yang tak bertanggung jawab yang mengaku dapat membantu meluluskan peserta dalam penerimaan anggota Polri.
“Kita mengimbau kepada masyarakat agar tak terpengaruh dengan isu adanya orang yang menjanjikan bisa menjadi anggota polri dengan syarat menyerahkan sejumlah uang. Kami jamin penerimaan anggota Polri ini murni tanpa ada uang sogok,” demikian Sudarno.(**)