Masyarakat Kepahiang Inginkan RM Bangun Jalan, Perbaikan Infrastruktur Kunci Pertembuhan Ekonomi

123
BENGKULU, BE – Menyambut kehadiran calon gubernur nomor urut 1, masyarakat Kabupaten Kepahiang meminta Ridwan Mukti melihat langsung kondisi jalan penghubung, antara Desa Bandung Jaya Kabupaten Kepahiang dengan Desa Ringin Tiga Kabupaten Rejang Lebong. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh tokoh masyarakat Kabawetan, Murianto, bahwa jalan tersebut telah 10 tahun lebih tak dioptimalkan dengan baik, dengan hal itu masyarakat meminta kepada Ridwan Mukti untuk membangun jika terpilih menjadi Gubernur 9 Desember mendatang.
“Jalan ini kondisinya sudah tidak layak lagi dilalui kendaraan, baik roda empat maupun dua. Padahal jalan ini sebagai akses terdekat kami untuk menuju Kabupaten Rejang Lebong,” ujar Murianto kepada BE, saat usai mengadakan pertemuan bersama warga di Desa Bandung Jaya Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang, kemarin (15/10).
Lanjut Murianto bercerita, bahwa jalan yang dibangun oleh Dinas PU Provinsi Bengkulu tersebut sebelumnya telah diaspal mulus. Namun lambat laun jalan tersebut sudah mulai hancur. Saat hendak diperbaik jalan tersebut terbentur dengan izin perbaikan jalan. Pasalnya jalan tersebut masuk dalam kawasan hutan lindung. Sehingga jalan tersebut tak dapat diperbaiki hingga sekarang. Padahal bila jalan tersebut dapat kembali bagus seperti semula, masyarakat dapat menempuh jarak sekitar 30 menit menuju Kabupaten Rejang Lebong dan Kecamatan Sindang Kelinggi Lembak.
“Kita berharap nantinya jalan ini dapat diperbaiki. Walapun nanti terkendala masalah, kami harap masyarakat saat Ridwan Mukti terpilih menjadi Gubernur Bengkulu, dapat mencari solusi yang tepat untuk jalan kami. Karena kami yakin dengan pengalaman dan jaringan yang banyak, pak Ridwan Mukti dapat menyelesaikan permasalahan ini,” paparnya.
Sementara itu, Calon Gubernur Bengkulu, Dr. H Ridwan Mukti, HM yang akrab disapa RM ini, bakal berupaya berjuang sebaik mungkin demi kepentingan masyarakat. Menurut RM jalan yang baik adalah kunci untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat.
“Memang kita lihat, aspirasi masyarakat ini menginginkan jalan ini dapat diperbaiki, untuk memudahkan akses masyarakat membawa hasil pertanian ataupun akses lintas lainnya, demi meningkatkan perekonimian masyarakat. Sehingga kedepannya kita akan mencari solusi dalam perbaikan jalan ini,” terang RM.
Tambahnya, ada dua permasalahan yang dapat dilihat dari hasil tinjauan langsung RM ke lokasi jalan tersebut. Pertama ialah soal anggaran dana perbaikan dan soal izin jalan. Sehingga kedepan, status jalan tersebut harus terlebih dahulu dipecahkan. Apakah masuk dalam jalan negara, provinsi ataupun kabupaten. Bila status jalan tersebut sudah dapat ditemui, maka akan semakin mudah untuk menggarakan perbaikan jalan tersebut.
“Soal izin jalan yang masuk kawasan hutan lidung, maka izinnya harus terlebih dahulu diselesaikan ke Kementrian kehutanan. Kedepannya bila kita terpilih menjadi Gubernur, maka kita akan bersama-sama pemerintah daerah dan provinsi untuk mengurus izin tersebut. Sehingga jalan tersebut dapat diakses dengan baik oleh masyarakat,” pungkasnya.

RM; Tim Jangan Saling Hujat, Ciptakan Pilkada Damai
Selain melakukan pertemuan dengan warga dan meninjau langsung jalan di kawasan Desa Bandung Jaya Kecamatan Kabawetan Kabupaten Bengkulu Utara. Calon Gubernur Bengkulu, Dr. H Ridwan Mukti, MH juga menyempatkan mampir untuk melakukan pertemuan bersama tim di Posko Kemenangan Keluaraga Kabupaten Kepahiang, di Kelurahan Pasar Ujung Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang. Didalam pertemuan tersebut, Ridwan Mukti menegaskan kepada tim untuk tidak terpancing atas hujatan atapun kempanye hitam yang dilakukan oleh lawan politik. Karena dalam perterungan politik yang dilakukan saat ini, RM menginkan bahwa proses Politik dalam Pilkada ini dapat tercipta Pilkada damai. Sehingga pertarungan yang dilakukan adalah pertarung seportif untuk bertarung visi misi demi membangun Provinsi Bengkulu 5 tahun kedepan.
“Kita harap semua tim jangan saling menghujat. Kalaupun ada yang melakukan kampanye hitam, langsung ditangkap saja orangnya namun tidak dihakim. Serahkan saja dengan pihak kepolisian ataupun Bawaslu, agar dihukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tegas RM kepada tim.
RM menambahkan bila ada yang melakukan kampanye hitam, sebenarnya itu adalah cara yang merugikan diri sendiri. Karena dalam pertarungan Heat to Heat atau 2 kandidat saja, akan mudah diketahui siapa yang melakukan kampayne hitam tersebut. Sehingga bila masyarakat sudah mengetahui, maka akan menjadi bumerang sendiri bagi politiasi yang menghalalkan segala cara tersebut.
“Kalau kandidatnya lebih dari 2 mungkin bisa, lempar batu sembunyi tangan. Tapi inikan dua pasangan, jadi pasti ketahuan siapa yang melakukan. Artinya ini bakal menjadi bumerang sendiri bagi politisi tersebut,” terangnya.
Sementara itu, RM juga menghimbau agar para tim tetap wellcom atau terbuka kepada semua masyarakat. Tim juga harus melakukan kampanye simpatik, sehingga bukan hanya RM saja yang disenangi masyarakat, tim tersebut juga menjadi daya tarik terhadap masyarakat untuk tetap kosistem memilih RM menjadi Gubernur Bengkulu.
“Mari kita bersama-sama memanjangkan barisan dalam kemenangan ini. Karena prinsip kita, Satu musuh terlalu banyak, seribu kawan terlalu sedikit. Maka dari itu, kita tetap membuka lebar kepada masyarakat siapapun yang ingin bergabung bersama kita, demi menuju Bengkulu baru,” tandas RM.
Setalah selesai melakukan pertemuan bersama tim, RM juga melakukan pertemuan bersama warga di Desa Talang Saling Kecamatan Tabat Karai Kabupaten Kepahiang. Kemudian melanjutkan kampanye monologis di Desa Tabat Laut Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang dan Melakukan ramah tamah di kediaman Keluarga besar Bapak Ujang Saparudin di Desa Suro Baru Kecamatan Ujan Mas Kepahiang. (151)