Masyarakat Berharap Terobosan Kreatif RM

11222110_1000467386682412_1816376597396838947_n
BENGKULU, BE – Pasangan Calon Gubernur nomor urut 1, Ridwan Mukti, rutin blusukan mengunjungi masyarakat di berbagai daerah. Dalam kunjungannya tidak sedikit tokoh-tokoh Bengkulu, baik tokoh agama, politisi, akademisi dan tokoh budaya menaruh harapan perubahan pada Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah. Seperti yang diungkapkan budayawan sekaligus akademisi Bengkulu, Dr. Agus Setiyanto, Senin (26/10). Tokoh berdarah Jawa ini berharap RM mampu membawa perubahan menjadikan Bengkulu lebih sejahtera. “Harapannya mudah-mudahan RM mampu membawa negeri Bengkulu menuju yang sejahtera dan berbudaya.”
Begitu juga diungkapkan, M Wahid Zafrion. Sesepuh Rejang tersebut mengungkapkan rasa bangga mempunyai putra daerah cerdas yang saat ini mejadi calon gubernur terbaik untuk Provinsi Bengkulu. “Pasangan calon bernomor urut 1 ini luar biasa, bukan persoalan putra daerah ataupun berasal dari mana. Namun adalah satu-satunya pasangan yang bergelar doktor,” ujar tokoh senior itu saat silaturahmi RM bersama masyarakat  Desa Lubuk Kembang Kecamatan Curup Utara Rejang Lebong pada Senin (26/10).
Kebanggaan tersebut bukan tak beralasan, menurut Zafrion selain latar belakang pendidikan yang jelas. Pengalaman Ridwan Mukti dan Rohidin Mersyah dianggap mampu membawa perubahan dan mampu mengejar ketertinggalan Provinsi Bengkulu saat ini. “Tak hanya berpendidikan, tapi pengalaman memimpin dan membangun sudah terbukti, terobosan-terobosan kreatif RM sangat kami harapkan, kami ingin perubahan,” tambah Zafrion.
Saat di Rejang Lebong, RM berorasi dalam 3 bahasa daerah, dari bahasa Rejang, bahasa Lembak serta bahasa Jawa. Orasi RM mampu membuat masyarakat terpukau. Selain itu, RM juga menyampaikan berbagai gagasan kepada masyarakat mengenai peningkatan sektor pertanian. Menurut RM, Rejang Lebong yang berjaya sektor pertanian dan perkebunannya harus mampu dipertahankan. Juga peningkatan pertanian sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan masa depan.
“Petani Rejang Lebong itu sudah tidak diragukan lagi kemampuannya, sangat ahli dan rajin. Namun, karena zaman semakin maju, tentunya harus mampu kita tingkatkan sehingga mampu menjadi andalan provinsi,” kata RM.
RM memaparkan program modernisasi pertanian, dari menggunakan peralatan teknik modern sampai program pertanian bertaraf industri lokal. Mengenai distribusi pupuk yang masih saja menjadi keluhan petani, RM mengatakan perlunya pengawasan yang serius serta reformasi alur distribusi. RM mencontohkan program pupuk crisis centre, dimana pemerintah dengan dinas terkait dan pihak keamanan terintegrasi dalam sebuah lembaga yang langsung berhubungan dengan kelompok-kelompok tani. Sehingga kelompok tani bisa mengawasi distribusinya, serta tidak susah melaporkan penyelewengan yang kemungkinan dilakukan.
Dalam kampanye monologis di lapangan Sambirejo Rejang Lebong, RM juga kembali menegaskan bahwasannya untuk peningkatan pertanian dan perkebunan masyarakat perlu terobosan yang kreatif. “Rejang Lebong ini termasuk penghasil kopi terbesar dan juga kualitas terbaik untuk wilayah Sumatera. Holtikultura juga andalan dari Curup Rejang Lebong. Bahkan lumbung pangan Bengkulu dari sini. Hal ini harus dipertahankan bahkan kita tingkatkan, tentunya dengan terobosan terobosan yang kreatif, sehingga peningkatan bertaraf industri lokal bisa dibangun di Rejang Lebong,” paparnya di hadapan ribuan masyarakat yang hadir.
Jika program peningkatan produksi pertanian dan perkebunan seluruh daerah di provinsi Bengkulu dijalankan. Maka, masih menurut RM, Provinsi Bengkulu bisa menjadi lumbung pangan nasional.
Kecuali hal itu, RM juga menyampaikan pesan agar anak-anak terus didorong untuk sekolah. Karena pendidikan merupakan hal paling penting untuk kemajuan masyarakat. Dengan infrastruktur dasar juga segala mobilitas masyarakat akan bisa dilakukan. (151)