Malam Mabuk Bareng, Pagi Ditemukan Tewas

Tenggelam di Kolam Warga

Tenggelam
Korban tewas saat masih mengapung di kolam dan sudah evakuasi di Desa Karang Pulau Kecamatan Putri Hijau, kemarin (10/4). (Foto IST/BE).

PUTRI HIJAU, BE– Bowo (18) warga Desa Karang Pulau Kecamatan Putri Hijau ditemukan tewas di dalam kolam ikan milik Wiji Utomo (35), warga setempat.

Korban pertama kali ditemukan pertama kali oleh Turi (40) saat hendak menyadap karet sekitar pukul 06.30 WIB pagi kemarin (10/4). Kemudian peristiwa itu dilaporkan kepada ketua RT setempat dan pihak kepolisian setempat.

“Saya hendak nyadap di kebun milik Pak Wiji. Tapi waktu lewat di dekat kolam ngeliat seperti mayat di dalam kolam. Seketika itu saya langsung minta pertolongan warga,” ujar Turi, kemarin.

Atas penemuan mayat itu, Ketua RT 24 Dusun III Desa Karang Pulau Armanto (35) yang turut melakukan pengecekan ke lokasi, kemudian menghubungi pihak kepolisian dan Puskesmas terdekat guna pengangkatan tubuh korban dari kolam. “Atas laporan dari warga ini kita langsung hubungi pihak polsek dan puskesmas,” ungkapnya.

Berdasarkan data terhimpun, korban bersama 7 rekannya, yakni Aripin (15), Julian Efendi (16), Slamet (17) Andi Herdiansyah (16), Udin (17), Adi Silaban (16) dan Riki Mahardika (20) diduga pada pukul 20.00 WIB malam harinya mabuk tuak dan biji kecubung di pondok karet tempat korban biasa menginap.

Lantaran mabuk tersebut, sehingga korban tidak sadarkan diri dan berenang ke dalam kolam berada tak jauh dari pondok.

Walau 4 orang rekan korban telah meneriakkan agar korban segera keluar dari dalam kolam. Namun seruan itu, tidak diindahkannya. Kemudian keempat rekan korban pulang ke rumah.

Selanjutnya, 2 rekan korban lainnya juga berusaha memanggil korban untuk segera keluar dari kolam. Tapi respon dari korban tetap sama. Sehingga kedua rekan memilih tidur di dalam pondok.

Kapolres BU AKBP Andhika Vishnu SIK melalui Kasat Reskrim AKP Jufri SIK membenarkan adanya temuan mayat di dalam kolam tersebut. Piahk kepolisian melalui Polsek Putri Hijau langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Temuan mayat di dalam kolam itu sekitar pukul 06.30 WIB. Pertama kali dilihat oleh warga yang hendak pergi ke kebun karet,” terang Kasat.

Sedangkan mengenai kasus ini, lanjut Kasat, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa plastik tuak serta sisa biji kecubung yang diduga dikonsumsi korban sebelum ditemukan tewas di dalam kolam. Selanjutnya 7 rekan korban juga tengah dilakukan pemeriksaan terkait peristiwa tersebut.

“Kasus ini sedang kita dalami. Dari TKP diamankan bungkusan plastik minuman tuak dan sisa biji kecubung,” pungkasnya.(816)