Mahasiswa Asal Lembak Diamankan

Ary, Mahasiswa bawa sajam (1)

CURUP, BE – Lantaran tertangkap tangan tengah membawa senjata tajam, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Lubuklinggau terpaksa berurusan dengan petugas kepolisian dari Polres Rejang Lebong. Mahasiswa yang diamankan lantaran membawa sajam bukan pada tempatnya tersebut adalah Mu (20), warga Desa Tanjung Heran Kecamatan Sindang Beliti Uu (SBU). Mu diamankan saat tengah melintas di jalan Lintas Curup-Lubuklinggau tepatnya di Desa

Beringin Tiga Kecamatan Sindang Kelingi dengan menggunakan motor jenis Satria FU dengan nomor polisi BG 5099 GF Senin (1/2) siang kemarin. Saat digeledah petugas menemukan sebilah pisau yang diselipkan Mu di pinggang kanannya.

Menurut Kapolres Rejang Lebong AKBP Dirmanto SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar SH SIK, lantaran tertangkap tangan membawa senjata tajam, Mu terbukti melanggar Undang–undang Darurat nomor 12 tahun 1951.

“Pasca diamankan, saat ini tengah dalam proses pengembangan, karena tidak menutup kemungkinan Mu ini terlibat dalam sejumlah aksi kriminal diwilayah Polres Rejang Lebong,” ungkap Chusnul.

Lebih lanjut Chusnul menjelaskan, keberhasilan pihaknya mengamankan pelaku bermula dari kegiatan patroli yang dilakukan tim khusus anti Curanmor Polres Rejang Lebong. Saat melakukan patroli di batas Desa Mojorejo Kecamatan Selupu Rejang dan Kelurahan Beringin Tiga Kecamatan Sindang Kelingi. Petugas melihat Mu dengan gerak yang mencurigakan.

Karena curiga, kemudian petugas langsung melakukan pengejaran terhadap Mu. Mu berhasil diamankan tepat berada di depan Mapolsek Sindang Kelingi. Setelah dilakukan penggeledahan petugas menemukan sebilah pisau yang diselipkan dipinggang sebelah kanannya.

“dari hasil pemeriksaan sementara yang kita lakukan, Mu mengaku bahwa ia terpaksa membawa senjata tajam untuk berjaga-jaga saja khawatir menjadi korban kejahatan,” jelas Chusnul.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan Mu, sebelum diamankan ia baru saja mengantarkan sang paman ke Kota Curup. Namun sebelum sampai ke Kota Curup anak sang paman sudah menjemput di kawasan Danau Mas Harun Bastari sehingga ia kembali ke rumahnya.

“Untuk jaga-jaga saja pak, kan sekarang masih rawan jadi sengaja bawa pisau untuk jaga diri,” aku Mu di depan penyidik Polres Rejang Lebong. (251)