Madrasah Kurang Guru Kesenian dan Olahraga

olahragaBENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Drs Bustasar MS MPd tak menampuk adanya kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pengajar pada beberapa mata pelajaran di sekolah dibawah naungan Kemenag. Terutama kurangnya guru kesenian, olahraga, bimbingan Konseling, dan lainnya. Hal itu dikarenakan adanya moratorium/pembatasan perekrutan tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN).

”Hal ini bukan hanya terjadi di Bengkulu saja, tapi juga di provinsi lain. Meski begitu kekurangan tenaga pendidik tersebut, bisa ditanggulangi madrasah dengan merekrut tenaga honor yang dibiayai dana Biaya Operasional Sekolah (BOS),” terangnya.

Masih dikatakan Bustasar, kekurangan guru diakui berdampak terhadap peningkatan kualitas akademik siswa/siswi. Apalagi jika dibandingkan antara jumlah guru dengan jumlah siswa madrasah saat ini tidak seimbang.

“Ruang kelas dan tenaga pendidik sangat berpengaruh peningkatan kualitas anak didik,” katanya.

Terkait kekurangan guru ini, Bustasar menyatakan, keluhan itu ditampung terlebih dulu dan dijadikan program prioritas pada tahun selanjutnya untuk disampaikan ke Kemenag RI. (247)