Lusa, Kapsul Waktu Tiba di Bengkulu Berisi 7 Harapan Masyarakat

RIO-JUMPERS PERKENALAN KAPSUL WAKTU-PLT SEKDA (1)BENGKULU, BE – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Panitia Daerah Kapsul Waktu 70 sudah siap menerima kedatangan kapsul waktu tersebut yang akan tiba di Bengkulu, Minggu (11/10) besok.

Kapsul waktu yang berisi 7 harapan masyarakat se-Indonesia itu tiba di Bengkulu dalam rangka menjemput 7 impian dan harapan masyarakat Bengkulu. 7 harapan masyarakat tersebut akan disimpan di monumen kapsul waktu di Merauke dan akan dibuka 70 tahun mendatang, tepatnya pada tahun 2085.

“Kapsul waktu yang dibawa oleh panitia nasional itu akan diserahterimakan dari Sumsel di rumah dinas Bupati Rejang Lebong tanggal 11 Oktober besok, selanjutnya akan bergerak di Bengkulu setelah mampir sekitar 1 jam di Kepahiang dan 1 jam di Kantor Bupati Bengkulu Tengah,” kata Plt Sekda Provinsi Bengkulu, Drs H Sumardi MM dalam konferensi pers di ruang kerjanya, siang kemarin (8/10).

Setiba di Bengkulu, Kapsul Waktu tersebut akan dibawa saat ramah tamah di rumah dinas Walikota Bengkulu H Helmi Hasan sebelum diinapkan di Mapolda Bengkulu.
Keesokan harinya, tepatnya 12 Oktober acaranya puncaknya di Sport Center yang diawali dengan senam massal yang diikuti semua PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Ada 7 harapan yang dimasukkan kedalam kapsul waktu itu setelah ditandatagani oleh gubernur, ketua DPRD Provinsi, Kajati, Danrem dan Kapolda Bengkulu,” jelasnya.
Selanjutnya, tanggal 13 Oktober dilakukan serahterima dengan Panitia Daerah Kapsul Waktu Bangka Belitung di Bandara Fatmawati Bengkulu.

Ketua Panitia Daerah, M Soleh dalam kesempatan itu menjelaskan, ekspedisi kapsul waktu adalah simbol menjemput mimpi atau resolusi untuk 70 tahun kedepan. Kapsul tersebut digagas oleh Sekretariat Negara dan kepada pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota wajib untuk mendukungnya.

“Saat puncaknya nanti, yang hadir bukan hanya pejabat daerah, tapi menteri sosial RI pun akan hadir untuk menyampaikan pidato kenegaraannya,” ujarnya.
Menurutnya, lahirnya Kapsul Waktu dikarenakan kondisi bangsa Indonesia saat ini sedang susah, karena itu perlu disimpan impian dan harapan masyarakat untuk diwujudkan oleh generasi muda 70 mendatang.

“Kami belum bisa membocorkan apa saja 7 impian masyarakat Bengkulu yang akan dimasukkan kedalam Kapsul Waktu tersebut, nanti setelah dibacakan di Sport Center baru bisa diumumkan,” dalihnya.

Untuk menyusun 7 impian dan harapan masyarakat Bengkulu itu, Soleh mengaku ia sudah membahasnya dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari masyarakat umum hingga ke birokrasi, bahkan sudah dibahas dalam FGD bersama berbagai kalangan.

“Jadi 7 harapan itu merupakan kesimpulan dan intisari dari semua harapan masyarakat Provinsi Bengkulu,” tukas Soleh.(400)