LPG 3 Kg Diserbu Warga

LPG-3Kg-Big
foto: ilustrasi

Operasi Pasar PT Pertamina  
GUYURAN  hujan deras yang tengah melanda Pasar Kepahiang, Jum’at (4/11), tak menghalangi masyarakat untuk menyerbu kendaraan PT Pertamina yang menjual LPG 3 kilogram. Warga yang didominasi kaum ibu-ibu ini menyerbu kendaraan tersebut saatmenggelar operasi pasar sekitar pukul 14.30 WIB.

Karena, saat ini harga jual gas melon di tingkat pengecer atau warung menembus Rp 25 ribu pertabungnya.

Masyarakat memanfaatkan betul momen  operasi pasar PT Pertamina  untuk mendapatkan LPG 3 kilogram dengan harga Rp. 15.900 pertabung.

“Kita menggelar operasi pasar di dua tempat, selain di Pasar Kepahiang juga ada di Despetah,” jelas Panitia Pelaksana Operasi pasar PT Pertamina, Aris, kemarin.

Aris mengatakan, agar seluruh warga yang datang mendapatkan LGP 3 kilogram, maka setia orang hanya dibolehkan membeli 1 tabung saja.

“Harganya dibawah harga standar, mungkin karena itu banyak warga yang minat,” tutur Aris.

Menurut Aris, operasi pasar merupakan program Pertamina yang digelar selama dua hari hingga besok (Hari ini, red). Sebanyak 360 tabung LPG ukuran 3 Kg disiapkan untuk masyarakat. Untuk pasar Kepahiang sebanyak 149 tabung.

“149 tabung yang laku di pasar Kepahiang, selanjutnya kita akan kembali menjual di kawasan Daspetah,” singkat Aries.

Warga menyambut baik gerak Pertamina yang mengadakan operasi pasar tersebut. Diharapkan kedepan bila harga jual LPG 3 kilogram bisa sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Serta stok LPG kembali normal sehingga warga tidak kesulitan mendapatkan alat untuk mamak tersebut.

“Kalau bisa setiap hari ini lebih baik, kalau hanya sekali saja besok-besok sulit lagi,” ujar Hartini (44), warga Pasar Syarial. (320)