Longsor Manna – Pagar Alam Putus

 Dua mobil warga BS Terbalik

ulu manna
TERBALIK:Inilah salah satu mobil warga yang terbalik dihantam longsor di wilayah Tanjung Sakti.

ULU MANNA,BE– Akibat hujan lebat yang mengguyur daerah perbatasan Bengkulu Selatan (BS) dengan Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan telah menyebabkan Longsor disertai banjir bandang di jalan lintas Manna-Pagaralam tepatnya di Desa Tanjung Sakti (TS) Kecamatan Pumi Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera. Peristiwa bencana alam tersebut telah menyebabkan akses lalu lintas BS dengan Pagar Alam terputus.
Tidak hanya itu, dua unit mobil warga BS terbalik diterjang material longsor.Beruntung meskipun mobil terbalik, tidak ada korban jiwa. Hanya ikan yang dibawa mobil yang terbuang.
Edi (40) salah satu warga BS yang ada di lokasi saat kejadian menuturkan, peristiwa bencana alam longsor tersebut terjadi Kamis (21/12) malam sekitar pukul 21:45 Wib. Saat itu hujan deras, tiba-tiba tanah diatas jalan longsor dan menimbun badan jalan. Hujan deras yang terus mengguyur wilayah itu, menyebabkan air diatas bukit turun beserta material tanah dan batu dan menimpa kedua mobil yang sedang parkir di pinggir jalan.
” Saat saya mau pulang dari Palembang, tiba – tiba tanah longsor dan minimbun jalan hingga menyebabkan kendaraan tidak bisa melintas lagi, bahkan dua mobil yang terparkir terbalik dihantam longsor,” katanya.
Diceritakan Pria yang juga anggota Kodim 0408 BS ini, lokasi longsor ada 11 titik. Adapun kedua mobil pick up tersebut milik warga desa Talang Tinggi,Ulu Manna yang hendak membawa ikan nila dan emas ke Lahat dan Pagaralam. Ditengah perjalanan di Desa Tanjung Sakti rupanya terjebak longsor. Mau pulang kearah Manna juga tidak bisa lagi, karena ada titik lainnya juga ada longsor. Banyak mobil yang terjebak, dan berhenti ketika melihat material longsor berupa tanah dan batu berjatuhan, disertai air dari atas bukit.
“ mengetahui ada mobil terbalik, warga ramai datang dan menolong mengevakuasi kedua unit mobil itu, Alhamdulillah mobil bisa dievakuasi namun semua iklan hilang terbawa material batu,tanah dan air,” beber Edi.
Dengan adanya kejadian ini,Edi mengimbau warga agar waspada jika hendak ke arah Pagar Alam.Sebab disaat musim penghujan daerah tersebut rawan longsor.
” Saat ini kendaraan sudah bisa lewat.namun bagi yang hendak bepergian ke arah Pagar Alam harus waspada sebab dikhawatirkan terjadi longsor susulan” imbau Edi. (369)