Longsor, 3 Desa Terancam Terisolir

IRUL/BE LONGSOR: Kondisi jalan kabupaten yang berada di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Tetap yang longsor, Jum’at (14/4).
IRUL/BE LONGSOR: Kondisi jalan kabupaten yang berada di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Tetap yang longsor, Jum’at (14/4).

TETAP, BE – Tiga Desa di Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur, terancam terisolir. Pasalnya, akses jalan menuju daerah di Desa Tanjung Dalam tersebut nyaris putus akibat longsor. Ketiga desa itu yakni Babat, Kepayang dan Tanjung Agung. Karena sebagian jalan desa tersebut tidak bisa di lalui kendaraan roda empat.

“Longsor jalan ini sudah dua hari lalu, dan semenjak longsor ini, kendaraan yang lewat harus gantian karena jalan tinggal dua meter lagi,” kata Kepala Desa (Kades) Tanjung Dalam, Sahidin, kemarin (14/4).

Dikatakan Kades, longsornya bahu dan badan jalan dengan panjang sekitar 7 meter dan lebar 2 meter dan kedalaman 8 meter itu terjadi karena tergerus air hujan deras. Hal ini cukup mengkhawatirkan. Jika tidak segera ditangani, jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Tanjung Dalam ke tiga desa yakni Babat, Kepayang dan Tanjung Agung tersebut dikhawatirkan terputus. Apalagi saat ini musim hujan dan membuat bahu jalan terus tergerus air hujan.

“Kalau hujan deras terus mengguyur, bisa jadi kondisi jalan yang longsor melebar, bahkan terputus dan tidak bisa dilalui lagi kendaraan,” ujarnya.

Lanjut Kades, bahu dan badan jalan tersebut longsor sejak puncak musim hujan beberapa hari lalu. Itu terjadi setelah bahu jalan ambrol lebih dulu. Karena terus-menerus tergerus, akhirnya ambrol dan jalan ikut longsor. Untuk mengantisipasi jatuhnya korban, kini separuh jalan dipasangi tanda peringatan. Selain mengantisipasi kendaraan terperosok, hal itu dilakukan untuk mencegah kendaraan besar melintas.

“Kalau kendaraan besar melintas tidak bisa lagi, karena bisa jadi jalan itu longsor lagi. Waktu jalan ini longsor, listrik kami juga mati karena tiang listrik ikut longsor juga, dan kami minta jalan ini segera diperbaiki,” harapnya.

Sementara itu, Camat Tetap Drs H Nursan Matlani MM saat dikonfirmasi, mengakui pihaknya telah mengetahui kondisi jalan tersebut. Ia juga telah menyampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU dan PR) bahwa kondisi jalan yang terancam putus tersebut. Juga di meminta kepada pengendara untuk tetap waspada

“Ini sudah sampaikan ke dinas terkait untuk segera memperbaiki jalan itu, dan saya menghimbau kepada pengendara sebelum jalan itu di perbaiki untuk lebih berhati-hati,” imbaunya. (618)