Listrik Padam 24 Jam, Ketua DPRD Kota Bengkulu dan Komisi III Datangi PLN

Listrik Padam 24 Jam, Ketua DPRD Kota Bengkulu dan Komisi III Datangi PLN
Listrik Padam 24 Jam, Ketua DPRD Kota Bengkulu dan Komisi III Datangi PLN

KAMIS, 16 FEB 2017

BENGKULU, bengkuluekspress.com -Pemadaman listrik selama 24 jam di Kota Bengkulu mendapat reaksi keras dari sejumlah warga kota Bengkulu. Hal ini terlihat dari banyaknya pengaduan yang di sampaikan warga baik secara langsung, maupun melalui media sosial kepada anggota DPRD kota Bengkulu.

Menanggapi hal tersebut, ketua DPRD kota Bengkulu Erna Sari Dewi, SE (ESD) bersama anggota Komisi III Rena Anggaraini, Rafika dan Reni Heryanti mendatangi kantor Pelayanan Listrik Negara (PLN) Rayon Teluk Segara kota Bengkulu, Kamis (16/02/2016). Kedatangan anggota dewan tersebut guna mencari tahu secara pasti penyebab dari pemadaman lampu yang dilakukan oleh pihak PLN.

Ketua DPRD kota Bengkulu, Erna Sari Dewi (ESD) mengatakan, dari hasil pertemuan yang dilakukan pihak nya bersama PLN tersebut diketahui pemadaman liatrik secara mendadak dan serentak tersebut disebabkan oleh adanya kerusakan gangguan pada gardu induk tegangan tingkat tinggi yang berada di Lubuk Linggau.

Listrik Padam 24 Jam, Ketua DPRD Kota Bengkulu dan Komisi III Datangi PLN
Listrik Padam 24 Jam, Ketua DPRD Kota Bengkulu dan Komisi III Datangi PLN

“Sidak ini kami lakukan akibat banyaknya pengaduan yang masuk ke kantor DPRD kota Bengkulu. Dikarenakan, pemadaman yang dilakukan oleh pihak PLN ini datang nya secara tiba-tiba dan serentak menyeluruh. Biasanya, pemadaman itu dilakukan secara bergiliran dan memiliki surat edaran pemberitahuan, dan ini tidak, ” kata ESD.

Diungkapkan ESD, setelah pihak nya melakukan diskusi dan menemui langsung pihak PLN Rayon Teluk segara, pemadaman tersebut memang murni di sebabkan oleh karena faktor alam yang terjadi di Gardu Induk Lubuk Linggau. Akan tetapi, Erna menegaskan kerusakan tersebut saat ini sudah dalam tahap selesai perbaikan dan tinggal menunggu masa penormalan saja.

“Kerusakan tersebut saat ini sudah ditangani secara cepat oleh pihak PLN, dan dipastikan hari ini lampu di kota Bengkulu sudah dapat menyala seperti biasanya. Kedatangan kami disini juga bertujuan mengingatkan kepada PLN bahwa, teruslah meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena, lampu adalah merupakan salah satu kunci dari roda pergerakan ekonomi masyarakat di Kota Bengkulu,” bebernya.

Pada kesempatan yang sama, kapala PLN rayon teluk Segara, Ir. Paris El Hakim memebenarkan, saat ini telah terjadi kerusakan pada gardu induk akibat terkena sambaran petir. Untuk itu, dirinya beserta jajaran PLN rayon teluk segara mengucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya atas adanya insiden ini.

“Ini terjadi murni akibat gangguan tekhnis yang terjadi di gardu induk tegangan tingkat tinggi Lubuk Linggau. Dan, saat ini pihak kami juga telah mengatasi gangguan tersebut, yang sekarang diketahui tinggal memasuki tahap penormalan saja, “jelas Paris.

Saat ditanya mengenai adanya konvensasi terhadap warga akibat pemadaman lampu tersebut, Ir. Paris El hakim menjawab, bila mengacu kepada peraturan Undang-Undang yang sudah di tetapkan oleh pemerintah kepada PLN, konvensasi atau pemotongan pembayaran listrik diberikan jika, dalam kurun waktu 3×24 jam lampu belum juga dapat di hidupkan.

“konvensasi tersebut berupa, diskon, energi pemakaian dan energi minimum dan lain sebagainya, “tutupnya. (Adv/One)