Lisda Rawdha Tuangkan Tren Busana Muslim di Indonesia Modest Fashion

204903_977062_lisda_rawdha_baru_2KETUA Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumatera Barat, Lisda Rawdha merasakan bahwa mimpi menjadi kiblat busana muslim dunia, semakin nyata.

Tren busana muslim di tanah air berkembang pesat seiring dengan permintaan pasar yang kian meningkat. Industri busana muslim (modest fashion) dan perancang busana dalam negeri yang terjun menggarap busana muslim makin merebak.

“Indonesia akan menjadi pusat mode muslim dunia, karena memiliki sumber daya kreatif dan warisan budaya yang melimpah, di samping dukungan desainer yang tumbuh cepat,” ujar Lisda saat dihubungi, Rabu (2/11).

Di sisi lain, perkembangan teknologi komunikasi pun semakin canggih. “Masyarakat dengan mudah bisa mengakses informasi secara praktis, di mana dan kapan saja,” kata istri Bupati Pesisir Selatan Hendra Joni ini.

Untuk lebih memudahkan lagi, Lisda sengaja merilis sebuah situs media online yang diberi nama Indonesia Modest Fashion. “Situs ini untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan dunia mode busana muslim,” urainya.

Tak hanya itu, situs ini diharapkan bisa menginspirasi wanita muslim Indonesia dalam hal tren busana Islami, sekaligus menjadi sarana untuk promosi dan memberi informasi tentang busana muslim Indonesia, informasi perkembangan ekonomi kreatif berbasis warisan budaya, kearifan lokal, serta kekayaan intelektual Indonesia.

indonesiamodestfashion.com hadir untuk mengimbangi pergerakan busana muslim di Indonesia dan dunia yang semakin pesat. Kami juga ingin berperan serta menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia dan menjadikan Indonesia sebagai tolak ukur kemajuan industri kreatif fashion busana islami dunia,” pungkas mantan model dan pramugari, serta pemilik Album Setia Dalam Doa ini.

Kehadiran situs Indonesia Modest Fashion disambut baik masyarakat. Puluhan desainer lokal seperti Tuty Adib, Lia Afif, Nina Nugroho, Darabirra by Humaira, Savitri, Jeny Tjahyawati, Nadhila Sabrina, Yus Oktavia, Hj Ratu Anita Soviah, Novita Sari dan Dian Pelangi turut mendukung.

Bahkan desainer Australia, Amalina Aman dan dari Malaysia Yan’s Creation serta Farah Khan bersedia hadir saat peluncuran situs.

Sederet artis dan para tokoh juga tampak hadir, di antaranya Elma Theana, Chintami Atmanegara, Ida Leman, Cut Yanti, Lucky Reza, Dewi Motik, Mooryati Sudibyo, Rossa dan Inneke Koesherawati. Beberapa istri Kepala Daerah dan dari Kementerian Koperasi dan UKM hingga keluarga kerajaan Kelantan Malaysia serta Sultan Palembang beserta istri tak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut. (adk/jpnn)