Lintas: Anggaran Perikanan Tangkap Turun

Mutu PerikananPLOT anggaran yang diperuntukan bidang perikanan tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mukomuko  yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk tahun 2017 mendatang mengalami penurunan yang signifikan.

“Tahun 2017 mendatang sebesar Rp 660 juta. Jumlah tersebut berkurang  mencapai seratus persen, jika dibandingkan tahun 2016 ini sebesar Rp 1,7 miliar,” ujar Kepala DKP Kabupaten Mukomuko melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Rahmad Hidayat. Penurunan DAK bidang perikanan tangkap terjadi sejak dua tahun terakhir dan langsung dari pusat. Tahun 2015 sebesar Rp 3 miliar menjadi  Rp 1,8 miliar dan tahun depan menjadi Rp 660 juta.

Meskipun ada penurunan DAK, kata Rahmad,  bidang tersebut  ada tambahan pada Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 500 juta untuk 2017  yang berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Harapan kita usulan DAU tahun 2017 ini untuk perikanan tangkap terrealisasi,”ucapnya. DAK tahun 2017 sebesar Rp 660 juta direncanakan untuk membeli mesin tempel  ukuran 40 PK sebanyak 12 unit. Karena anggaran itu tidak cukup untuk membeli alat tangkap nelayan.  Sedangkan jika usulan DAU disetujui sebesar Rp 500 juta untuk membeli sebanyak 12 unit mesin ukuran 15 PK.

“Anggaran yang terrealisasi nanti semuanya diperuntukan kepentingan nelayan. Ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu dalam peningkatan kesejahteraan nelayan,” ujarnya. Sedangkan DAK perikanan tangkap sebesar Rp 1,7 miliar tahun ini  diperuntukan membeli sebanyak enam unit mesin ditambah pembelian alat tangkap jaring ukuran dua inci, jaring empat inci, teramel  net, rawa dan cool box.  (900)