Limbah Sawit Bisa Padamkan Api

In Berita Utama, Daerah, Lembak Linggau Mura, Teknologi
Simulasi pemadam api dari limbah produksi buah sawit
Simulasi pemadam api dari limbah produksi buah sawit

LUBUKLINGGAU, Bengkulu Ekspress – Dandim 0406 MLM Letkol Inf M Thoir didampingi Prof Hamim Perdede, Rabu (8/2), kemarin menggelar simulasi technologi pemadam api ramah lingkungan yang bahan bakunya dari limbah produksi buah sawit.

Simulasi ini digelar di lapangan apel Makodim 0406 MLM di jalan Lintas Curup Lubuklinggau Kelurahan Lubuk Tanjung Kecamatan Linggau Barat Kota Lubuklinggau.

Simulasi gelar pemadam api ini disaksikan langsung Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe, Kepala Pemadam kebakaran KGS Fery.

“Pemadam api ini dinamakan POM Nusantara 44 yang sangat ramah lingkungan dan bahan bakunya sangat mudah didapat, sebab dalam satu kali pembuatan saja bisa dipergunakan untuk 1 tahun,” kata Dandim 0406 MLM Letkol inf M Thohir setelah selesai acara.

Dijelaskannya, untuk bahan bakunya sangat mudah didapat karena di daerah Kabupaten Musirawas dan Musirawas Utara (Muratara ).
Selain itu, bahan baku dari limbah produksi buah sawit ini juga bisa dijadikan bio solar pengganti BBM jenis solar yang ada dan yang mana asapnya lebih ramah lingkungan dan tidak bewarna hitam.

“Yang jelas dengan adanya pemadam api dan bio solar ini sangat bermanfaat untuk masyarakat banyak,” ujar Dandim.

Sementara itu, Prof Hamim Perdede, ditemui mengatakan untuk produksi pemadam api ini dalam satu hari produksi bisa mencapai 5 ton.

Penggunaan pemadam api ini sangatlah irit dalam arti kata irit air dan irit bahan baku saat digunakan dan juga pemadam oini sangat mudah dibawa kemana saja. “Misalnya jika pemadam kebakaran kesulitan saat masuk gang atau jalan yang sempit alatnya tabungnya mudah dibawa masuk ke jalan yang sempit,” terang Hamim.

Selain itu, dengan menggunakan pemadam api ini dari bahan baku limbah sawit ini saat digunakan sangat irit penggunaan air sebab sedikit saja busa yang disemburkan, apinya langsung padam.
Sedangkan untuk harga pemakaiannya sangat sangat murah biayanya serta tidak ada ekspired nya.Pemadam api ini juga sangat cocok Untuk lahan gambut sebab busa yang dihasilkan lebih tahan lama lagi.

Ditempat yang sama Walikota Lubuklinggau SN Prana Sohe menyambut baik gagasan dari Kodim 0406 MLM yang untuk masyarakat banyak, sehingga bisa menerapkan pemadam api ini untuk Damkar Lubuklinggau.

“Kita sangat setuju dengan ide dari Prof dan Dandim sebab bila menggunakan pemadam api ini initinya bisa lebih irit biaya dan irit penggunaan air,” ujar Walikota.(222)

You may also read!

Diancam Novel, Miryam Langsung Terbayang Anak

jpnn.com, JAKARTA – Mantan anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani mengaku down dan stres ketika diancam penyidik Komisi

Read More...

Balai Rafflesia Diresmikan Gubernur Pada 4 April Mendatang

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Jika tak ada aral melintang, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) akan menggelar acara

Read More...

Pengakuan Yani Gugat Ibu Kandung Rp 1,8 Miliar

jpnn.com, BEKASI – Yani Suryani, 45, menggugat ibu kandungnya sendiri, Siti Rokayah alias Amih, 85, asal Garut, Jawa Barat.

Read More...

Mobile Sliding Menu