Lima OPD Dapat Rapor Merah

OPD Kota
Rapat Evaluasi realisasi anggaran yang dihadiri oleh seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu, kemarin (20/4). (Foto MEDI/BE).

BENGKULU, BE – Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (Tepra) Kota Bengkulu mencatat setidaknya ada 5 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mendapatkan rapor merah dalam merealisasikan anggaran pada triwulan pertama tahun 2017 ini.

Hal ini terungkapkan dalam rapat eveluasi realisasi anggaran Pemerintah Kota Bengkulu, kemarin (20/4).

” Kepala OPD yang belum mencapai 10 persen, maka diminta mereka pro aktif supaya dapat merealisasikan target capaian anggaran,” kata Asisten III Setda Kota Bengkulu, M Husni MSi usai memimpin rapat.

Adapun kelima OPD tersebut yakni Dinas Statistik realisasi anggarannya 0,00 persen, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil juga masih 0,00 persen, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan baru 0,33 persen, Dinas Kesehatan sebesar 1,63 persen dan Dinas Perhubungan sebesar 2,59 persen.

Menurut Husni, secara umum yang menyebabkan terhambatnya realisasi anggaran tersebut terkait adanya instruksi presiden terhadap perubahan dari cara pencairan, sehingga transisi antara aturan baru dengan yang lama ini membuat pemahaman di OPD sedikit kacau, ditambah lagi jika OPD tersebut tidak pro aktif untuk memahami aturan baru tersebut.

“Masing-masing kepala OPD harus memacu kinerja serta memotivasi kepada para pegawai agar segala rencana kegiatan cepat terealisasi, dan secara mandiri untuk memahami serta mengusulkan beberapa kegiatan itu untuk dikonsultasikan,” terang mantan Kepala Badan Kepegawai Daerah (BKD) Kota Bengkulu ini.

Sedangkan 5 OPD yang realisasi anggarannya tertinggi adalah Dinas Pemadam Kebakaran sebesar 21,19 persen, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu sebesar 20,65 persen, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan capaian 19,75 persen, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) 15,62 persen, dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset sebesar 15,14 persen.

“Tentu ini menjadi PR bagi OPD yang belum mencapai target. Tapi kalau triwulan berikutnya belum tercapai juga, biasanya kita memberikan teguran lisan maupun tulisan, kemudian kita juga melihat permasalahannya apa, maka kita diskusikan itu,” pungkas Husni. (805)

Realisasi APBD Pada Triwulan I 2017

Lima OPD Realisasi Terendah
No. Nama OPD Realisasi
1. Dinas Statistik 0,00 persen
2. Dinas Dukcapil 0,00 persen
3. Dinas Dikbud 0,33 persen
4. Dinas Kesehatan 1,63 persen
5. Dinas Perhubungan 2,59 persen

Lima 5 OPD Realisasi Tertinggi No. Nama OPD Realisasi
1. Dinas Pemadam Kebakaran 21,19 persen
2. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu 20,65 persen
3. Satuan Polisi Pamong Praja 19,75 persen
4. Dinas Dispora 15,62 persen
5. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset 15,14 persen