Lebaran, Palak Siring Tembus 2 Ribu Pengunjung

Bengkulu
APRI/Bengkulu Ekspress BERFOTO: Tampak para wisatawan saat melakukan foto selfie di salah satu air terjun objek wisata Palak Siring Kemumu Kecamatan Arma Jaya, kemarin (1/7).

ARMA JAYA, Bengkulu Ekspress – Objek wisata Palak Siring Kelurahan Kemumu Kecamatan Arma Jaya masih menjadi andalan tujuan wisata bagi pengunjung. Buktinya hingga lebaran ketiga jumlah pengunjung telah menembus 2 ribu orang. Sedangkan target lonjakan pengunjung diperkirakan terjadi pada hari Sabtu (kemarin, red) hingga hari ini.

Ketua Karang Taruna Arga Tirta Kemumu Deki mengatakan, lonjakan jumlah pengunjung terpada hari kedua dan ketiga lebaran. Sedangkan hari kelima hingga ketujuh pengunjung kembali sepi. Dan ia menargetkan jumlah pengunjung kembali meningkat dihari Sabtu dan Minggu ini.

‘’Puncak pengunjung terjadi pada lebaran ketiga. Bahkan karcis masuk habis sebanyak 20 blok, dengan jumlah perbloknya sebanyak 100 karcis. Namun setelah itu sepi kembali. Dan kita optimis dihari ini (kemarin, red) hingga besok (hari ini, red) jumlah pengunjung kembali meningkat,’’ ujarnya kepada Bengkulu Ekspress ditemui, kemarin (1/7).

Ia menambahkan, untuk menambah daya tarik pengunjung, beberapa area untuk tempat foto selfie telah dipersiapkan. Bahan yang digunakan berasal dari sampah plastik yang berserakan dibawa pengunjung. Sehingga sampah itu dapat bermanfaat kembali.

‘’Kita sedang mengupayakan daur ulang sampah yang dikumpulkan panitia menjadi beberapa spot foto selfie. Jadi pengunjung mempunyai kegiatan lain, sekaligus menikmati wisata alam objek wisata Palak Siring,’’ ungkapnya.

Untuk menjaga keamanan dan mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, ia mengaku telah bekerjasama dengan Kepolisian, Linmas dan perwakilan dari Rt/Rw setempat. Disamping itu, ia juga melibatkan sebanyak 250 pemuda karang taruna untuk berjaga-jaga disetiap sudut objek wisata.

‘’Ada 250 pemuda dan aparat kepolisian dibantu Linmas dan perwakilan dari Rt/Rw yang ikut terlibat. Sehingga dapat memberikan peringatan sejak dini kepada para pengunjung dan mencegah timbulnya korban baik jiwa maupun harta,’’ terangnya.

Disamping itu, para pedagang yang berjualan didalam objek wisata palak Siring juga merasakan keuntungan. Bahkan berdasarkan pengakuan salah seorang pedagang gorengan dan minuman keuntungan yang didapatkan mencapai Rp 600 ribu. Apalagi ketika jumlah pengunjung cukup padat.

‘’Alhamduillah hasilnya cukup lumayan. Tapi mayoritas pengunjung hanya membeli gorengan dan mie gelas. Mungkin karena suasana di bawah air terjun yang dingin,’’ pungkasnya.(816)