Lalat Bertebaran, Puluhan Ibu-Ibu Demo Peternak Ayam

PASAR  MANNA, BE – Warga Desa ketaping, Pasar Manna selama ini meresahkan keberadaan kandang ayam potong yang ada di belakang desa tersebut. Pasalnya keberadaan kandang ayam yang sudah hampir tiga tahun itu, telah menyebabkan lalat bertebaran dipemukiman. Hal ini membuat Ibu-ibu desa setempat pada Minggu (21/12) pukul 15.30 WIB demo dengan mendatangi kandang ayam tersebut.
“Ada 20 ibu-ibu yang demo, karena kami sudah tidak tahan lagi dengan mau busuk yang ditimbulkan oleh kandang ayam itu, akibatnya lalat pun bertebaran ke rumah-rumah warga,” kata Weni (34), warga setempat kepada BE, Senin.
Menurut Weni, lalat itu muncul semenjak kandang ayam berdiri sekitar tiga tahun lalu. Jarak kandang ayam dengan pemukiman warga hanya berjarak sekira  150 meter. Bahkan rumah Weni sendiri sangat dekat dengan kandang ayam ini.
Weni mengaku, pemilik kandang ayam tersebut milik salah satu Perseroan Terbatas (PT)   yang ada di Kota Bengkulu. Sehingga dirinya akan  menyampaikan keluhan warga itu dengan bosnya.
“Pemiliknya hanya mengaku bos kandang ayam itu PT di Kota Bengkulu, jadi kami minta agar dipindahkan dari desa kami,” ucap Weni.
Bahkan sambung Weni, para ibu-ibu itu mengancam akan membakar kandang ayam tersebut jika tetap beroperasi.  Dirinya juga berharap DPRD dan Pemda BS turun tangan sebelum warga benar-benar nekat.
“Kami berharap Pemda dan dewan dapat mengecek dan menutup usaha ini atau memindahkannya ke tempat lain, sebelum warga benar-benar nekat,” tutup Weni. (369)