Lahan Stadion Kian Pelik

In Bengkulu Utara

ARGA MAKMUR, BE – Permasalahan lahan untuk pembangunan stadion di Kabupaten Bengkulu Utara, kian pelik.   Setelah warga mendatangi Ketua Komisi III, dua hari lalu, kemarin Kepala Kantor Pertanahan Nasional (KPN) Kabupaten Bengkulu Utara, Chandra D Putra SH, menyatakan pihaknya tidak bisa mengeluarkan sertifikat di atas sertifikat, alias ganda.

“Kami sudah cek dan ukur lahan tersebut.  Dan lahan tersebut memang milik warga transmigrasi dari tahun 1977 lalu.   Ini ada bukti hukumnya karena kami punya bukti kuat dan tidak asal-asalan mengeluarkan sertifikat ini,” terang Chandra.

Menurut Chandra, meski belum ada rapat lanjutan mengenai hearing di DPRD, lahan tersebut sah milik warga dengan adanya arsip di KPN atas nama Rozali, Taksim, Mbok Oya, Ismail, Joni, Maman, Tasip, dan Partinem, yang dikeluarkan KPN melalui transmigrasi tahun 1977 lalu.  Dengan adanya kekuatan data ini pihak KPN tidak dapat mengeluarkan sertifikat atas nama Pemkab Bengkulu Utara.

“Meski dikatakan Ketua Komisi III Godang Manurung, bahwasannya sertifikat yang ada di KPN fiktif, namun kami memiliki bukti kuat untuk sertifikat asli ini. Dan kami tidak sembarangan mengeluarkan sertifikat tanah karena kami bekerja sesuai aturan dan ada hukumnya, tidak sembarangan,” tandasnya. (117)

You may also read!

Kepala BKD Disarankan Dihentikan

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Pengamat Tata Negara dan Pemerintahan Kabupaten Mukomuko, Muslim Chaniago menyarankan, agar Bupati Mukomuko segera memberhentikan

Read More...

BUPATI: Jaga Kelestarian Potensi Wisata

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress –  Bupati Mukomuko, Choirul Huda mengajak, seluruh elemen  masyarakat untuk bersama – sama  menjaga kelestarian dan

Read More...

Polisi dan PBK Masih Siaga

BENTENG, BE – Memastikan agar seluruh surat suara (susu) serta salinan hasil rekapitulasi yang telah dihitung Panitia Pemungutan Suara

Read More...

Mobile Sliding Menu