Lahan Dibagikan Awal Desember

asisten-i-setda-pemkab-benteng-drs-hendri-donal-sh-small
Asisten I Setda Pemkab Benteng, Hendri Donal SH

KABAR gembira bagi 96 orang penghibah tanah lahan perkantoran daerah (Pemda) Kabupaten Benteng di Desa Renah Semanek, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Benteng.

Pasalnya, Pemkab Benteng akan mengembalikan 30 persen dari lahan yang mereka hibahkan itu pada awal bulan Desember tahun 2016 ini. Demikian disampaikan Asisten I Setda Pemkab Benteng, Drs Hendri Donal SH, kepada Bengkulu Ekspress, Senin (21/11) kemarin.

“Sesuai dengan janji, pengembalian lahan sudah dilakukan sebelum tahun 2017. Jika tak ada halangan, awal Desember lahan sudah kita kembalikan,” kata Hendri.

Menurutnya,  sejauh ini tidak ada kendala yang ditemui oleh Pemkab Benteng untuk mengembalikan lahan tersebut. Hanya saja, sampai saat ini proses pengkavlingan lahan yang dilakukan oleh pihak ketiga belum tuntas 100 persen.

Menurut dia, berdasarkan kesepakatan awal, masing-masing penghibah tanah akan mendapatkan dua kavling tanah, yakni ukuran 30×10 meter dan kavlingan yang merupakan sisa dari 30 persen total lahan yang diserahkan.

Sejauh ini Pemkab sudah tuntas mengkavling lahan untuk masing-masing warga dengan luas 300 meter persegi. Sedangkan kavlingan sisanya yang masih dalam bentuk hutan masih dilakukan pengkavlingan. Pengkavlingan juga melibatkan tim ahli pengkur titik koordinat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Benteng untuk menghindari kesalahan hitung.

“Setiap penghibah tetap akan menerima hak mereka sesuai porsinya, totalnya tetap 30 persen dari lahan yang dihibahkan. Sesuai dengan janji Pemkab, lahan 30 persen atau seluas 45 hektare dari total kawasan perkantoran,” tambah Hendri.

Lebih lanjut disampaikannya, setelah pengkavlingan seluruhnya tuntas, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendapatan, Pengelolaan keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Benteng guna menghilangkan 30 persen lahan perkantoran yang selama ini terlanjur masuk ke dalam aset Pemda.

“Saat ini berkas penghapusan aset sudah disiapkan dan hanya tinggal ditandatangani. Setelah tuntas pengkaplingan, aset akan langsung dihapus sebelum dikembalikan ke warga. Bahkan, seluruh panitia pengembalian kembalu turun ke lokasi pada, Rabu (23/11) besok untuk melihat langsung kesiapan lahan,” demikian Hendri Donal.(135)