Kuburan Mobil-Mobil Tua Ini Sengaja Dibuat Untuk Mengatasi Polusi Udara

052900_56653_mobil_tua_besarZHEJIANG – Banyak cara untuk mengurangi tingkat polusi udara. Tapi tidak banyak yang melakukan cara seperti Pemerintah Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok.

Di kota ini kendaraan-kendaraan lama sudah tidak diizinkan beroperasi lagi di jalan raya. Semua jenis kendaraan mulai dari mobil, sepeda motor hingga truk yang uzur langsung ditarik dan dikandangkan.

Setiap tahun, pemerintah Hangzhou, mengkandangkan sekitar 100.000 unit kendaraan yang tingkat polusinya tinggi. Pencapaian yang luar biasa. Wow…

Kendaraan-kendaraan itu pun diamankan agar tidak digunakan kembali. Pemerintah menyediakan area khusus untuk menumpuk kendaraan lama tersebut.

Bila dilihat dari atas menunjukkan pemadangan semata-mata Tiongkok memiliki sebuah kuburan mobil. Kendaraan tua tersebut terlihat bertumpuk seperti gunung.

Media online setempat, People’s Daily Online, seperti dikutip dailymail.co.uk, pernah melansir foto-foto yang diambil dari udara. Pemandangan mobil-mobil tua tersebut sangat menakjubkan dilihat dari udara.

Pemerintah Hangzhou mengklaim tahun ini ada sekitar lima setengah juta unit kendaraan emisi tinggi yang akan di scrup. Hal ini sekaligus memberikan kontribusi 10,8 juta yuan untuk industri daur ulang.

“Pada tahun 2020, diperkirakan sekitar 16 juta kendaraan akan siap menjadi tumpukan sampah,” demikian pernyataan pemerintah Hangzhou, seperti dikutip dailymail.co.uk.

Industri mobil di Tiongkok saat ini sedang booming, hampir 154 juta mobil memadati jalan-jalan di negara tersebut. Tahun 2014 saja, sekitar 17 juta unit mobil terjual, seperempat dari penjualan global.

Dalam upaya memperlambat penjualan mobil, pemerintah Tiongkok telah mengurangi daftar jumlah kendaraan baru yang bisa mengaspal.

Tahun lalu, jumlah plat kendaraan bermotor yang disediakan Beijing turun dari 240.000 menjadi 150.000. Pemerintah Beijing juga menegaskan tahun 2017, jumlah plat baru yang dikeluarkan hanya 90.000 untuk kendaraan bermotor biasa, sisanya untuk mobil ramah lingkungan. (dailymail/ray/jpnn)