KPU Gelar Deklarasi Damai

=Foto Darlinsyah
=Foto Darlinsyah

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu menggelar deklarasi damai pada tanggal 18 Februari mendatang. Deklarasi ini akan disertai dengan pawai karnaval yang wajib diikuti oleh 4 pasang calon (paslon), dan diiringi oleh seluruh tim kampanye masing-masing calon.

“Ini serentak se-Indonesia yang dipusatkan di Kota Makassar, deklarasi damai pasangan calon walikota dan wakil walikota. Nah, untuk Kota Bengkulu akan kita pusatkan di Sport Center, dan kita mengundang stakeholder, seluruh tim dan juga pasangan calon,” kata Ketua KPU Kota Bengkulu, Darlinsyah SPd MSi, kemarin (11/2).

Deklarasi ini sebagai salah satu cara untuk mengedukasi masyarakat mengenai dunia perpolitikan, dan mengajak semua masyarakat untuk tidak takut dalam berpolitik, karena pada dasarnya politik adalah tempat melakukan hal-hal yang positif.

Meski bersaing atau bertarung dalam memperebutkan sesuatu, namun tetap dilakukan dengan cara damai, anti sara, adil dan transparan, sehingga menghasilkan sosok yang berkualitas dalam membangun negeri.

Pilwakot Bengkulu 2018 ini, maka akan ada 4 paslon yang siap bertarung dan siap untuk beradu program, visi misi, argumentasi dan sebagainya untuk membangun daerah. Hal-hal inilah nantinya yang akan disampaikan kepada masyarakat bahwa dunia politik itu baik.

“Jadi, kita ingin pilkada di Kota Bengkulu ini ada semacam wisata politik bagi seluruh masyarakat, baik pendukungnya, tim suksesnya maupun masyarakat yang memberikan saran dan sebagainya. Nah, kita anggap pesta demokrasi ini sesuatu yang menyenangkan bukan sesuatu yang saling menjatuhkan satu sama lain,” jelasnya.

Sebagai penyelenggara Pilkada di Kota Bengkulu, maka hal ini menjadi kewajiban dari KPU untuk mencerdaskan pemilih semua lapisan masyarakat. Dan diharapkan dalam memberikan semangat dan motivasi masyarakat untuk berlomba-lomba memilih calon pemimpin yang diharapkan diantara kandidat yang ada. Sehingga, disisi lain target KPU untuk meningkatkan partisipasi pemilih bisa tercapai 100 persen dalam pilwakot tahun ini.

“Kewajiban dari pada mencerdaskan pemilih tentu semua pihak harus terlibat termasuk paslon itu sendiri. Jadi mereka yang akan memberikan pemahaman bahwa pesta demokrasi menyenangkan,” pungkasnya. (805)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*