Korban Pasung Segera Dievakuasi

KOTA MANNA, BE – Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Bengkulu Selatan (BS), Ahmad Novman Ali SE melalui Kabid Sosial, Efendi Gustian SH didampingi Kasi Rehabilitasi dan Sosial, Agus Suharto SIP mengungkapkan, korban pasung di BS yang belum sempat dievakuasi beberapa waktu lalu, oleh tim reaksi cepat (TRC Kementerian Sosial bekerjasama dengan Dinas Sosial dan Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Bengkulu, kedepannya akan direhabilitasi.

“Korban pasung yang belum sempat direhabilitasi beberapa waktu lalu, ke depannya akan direhabilitasi oleh Gubernur Bengkulu, H Junaidi Hamzah MPd,” katanya.

Hanya saja, untuk waktu evakuasi tersebut dirinya belum dapat memastikannya. Begitu juga jumlah korban pasung yang akan dievakuasi juga belum jelas. Namun saat ini pihaknya sudah mendata ada 7 korban pasung di BS yang belum dievakuasi, dan diharapkan dapat dievakuasi semuanya.

“Kalau jumlah yang akan dievakuasi menunggu informasi dari provinsi, namun yang jelas warga BS masih dipasung masih ada 7 lagi,” katanya.

Menurut Efendi ke-7 korban pasung yang saat ini belum dievakuasi yakni di kecamatan Seginim ada 3 lagi, Kecamatan Kedurang Ilir ada satu orang. Kecamatan Pino ada satu lagi. Kecamatan Ulu Manna juga ada satu orang. Dan Kecamatan Pino Raya juga ada satu orang lagi. Sedangkan korban pasung yang sudah dievakuasi pada Senin (20/4) lalu juga daa 7 orang yakni Ja (40) warga Desa Simpang Pino, Pino. De (30) warga Desa Batu Kuning, Pino. Ni (30) warga Desa Durian Sebatang, Kedurang. Dn (24) warga Desa Padag Burnai, Bunga Mas. El (27) warga Desa Penandingan , Air Nipis. Sa (26) warga Desa Selali, Pino Raya dan Ye (41) warga Desa Tungkal Dua, Pino Raya.

“Mudah-mudahan semuanya bisa dievakuasi bersamaan, sehingga di BS tidak ada lagi korban pasunf,” harap Efendi. (369)