Komplotan Pembobol Rumah Diamankan

In Berita Utama, Curup Ekspress, Kasus
Komplotan
Kapolres Rejang Lebong AKBP Napitupulu Yogi Yusuf saat menggelar jumpa pers terkait dengan keberhasilan jajarannya mengungkap komplotan spesialis pembobol rumah kosong. (Foto ARY/BE).

CURUP, Bengkulu Ekspress – Sepak terjang komplotan pembobol rumah kosong di wilayah hukum Polres Rejang Lebong akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Rejang Lebong. Hal tersebut setelah lima orang tersangka kasus pembobolan rumah berhasil diamankan jajaran Polres Rejang Lebong.

Kelima pelaku spesialis bobol rumah kosong yang diamankan tersebut antara lain RF (17) warga Jalan AK Gani Kelurahan Jalan Baru Kecamatan Curup. Selanjutnya MK (23) warga Kelurahan Talang Rimbo Baru Kecamatan Curup Tengah, MT (25) warga Kelurahan Talang Rimbo Baru Kecamatan Curup Tengah, AA (22) warga Kelurahan Jalan Baru Kecamatan Curup dan EA (24) warga Jalan Merdeka Kecamatan Curup. Bersama kelimanya petugas mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari satu unit sepeda motor jenis Honda Mega Pro, linggis yang digunakan untuk membobol rumah serta sejumlah barang bukti lainnya.

Menurut Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf SH SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar SH SIK dan Kasat Intel AKP Risdianta SH, kelima pelaku spesialis bobol rumah kosong tersebut diamankan setelah sebelumnya berhasil membobol rumah dinas milik Dio Rahman yang merupakan salah satu dokter anak di RSUD Curup.

Menurut Kapolres, keberhasilan pihaknya mengungkap kasus yang dilakukan komplotan ini setelah adanya laporan warga pada Senin (9/1) dini hari kemarin. Dimana berdasarkan laporan warga tersebut, diungkapkan ada beberapa orang yang akan menjual motor namun diduga motor tersebut hasil curian.

“Dari laporan yang kita terima tersebut kita langsung melakukan pengembangan dan diketahui keberadaan para pelaku ini,” ungkap Kapolres.

Setelah mengetetahui keberadaan para pelaku disalah satu rumah bedengan di daerah Air Sengak Kelurahan Talang Rimbo Baru Kecamatan Curup tengah. Jajaran Polres Rejang Lebong langsung melakukan penggerebekan. Dimana dari penggerebekan tersebut empat orang tersangka berhasil diamankan. Empat orang yang berhasil diamankan di kawasan Air Sengak tersebut adalah RF, MK,MT dan AA. Dari bedengan tempat orang pelaku yang diamankan tersebut petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yaitu satu unit motor Jenis Honda Mega Pro BD 2867 EE, satu bilah linggis, dua unit raket yaitu raket badminton dan raket tenis lapangan.

“Setelah dilakukan pengembangan lagi, kemudian kita berhasil mengamankan satu tersangka lagi yaitu EA di salah satu rumah bedengan di Kelurahan Talang Benih,” tambah Kapolres.

Dari pengembangan yang dilakukan, menurut Kapolres komplotan bukan hanya sekali saja membobol rumah korban, bahkan sudah mereka lakukan sejak Sabtu (7/1) malam dan terus mereka ulangi untuk mengambil barang-barnag berharga milik korban pada Senin dini hari kemarin sebelum akhirnya diamankan petugas.

Selain itu, menurut Kapolres, komplotan ini sudah kerap melakukan aksi pembobolan rumah kosong diwilayah Kabupaten Rejang Lebong khususnya Kota Curup. Bahkan menurut Kapolres sudah lebih dari 10 rumah kosong yang mereka bobol.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat yang akan berpergian atau meninggal rumah dalam keadaan kosong untuk melapor kepetugas setempat baik RT maupun Kadus sehingga mudah dilakukan pemantauan, terlebih lagi bila ingin meninggalkan rumah dalam waktu lama agar melaporkan ke Polsek terdekat, sehingga nantinya rumah yang ditingkatkan tersebut bisa menjadi pantauan petugas saat melakukan Patroli.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan korban, Dio Rahman, rumah dinas yang ia tempati dikawasan Lapangan Setia Negara Curup ia tinggalkan dalam keadaan kosong sejak Sabtu (7/1) sore karena ia pergi ke kota Bengkulu. Bahkan sebelumnya ia tidak mengetahui telah menjadi korban pencurian, ia baru mengetahui setelah petugas dari Polres Rejang Lebong menghubungi dirinya yang tengah berada di Kota Bengkulu.

“Saya tidak tahu kalau rumah dinas yang baru saya tempati 4 bulan dibobol maling, saya baru tahu setelah petugas menghubungi saya tadi pagi,” jelasnya.

Setelah mendapat kabar rumah dinasnya dibobol tersebut, kemudian ia langsung bertolak ke Kota Curup. Setelah ia periksa ternyata hampir seluruh barang-barang berharga miliknya seperti kipas angin dispenser bahkan pakaian satu lemari juga ikut lenyap.

“Selain ini (barang bukti yang diamankan) masih banyak lagi barang-barang saya yang hilang termasuk pakaian satu lemari,” ungkap korban saat ditemui di Mapolres Rejang Lebong kemarin.(251)

You may also read!

Wow! Banyak Banget Harta Orang Kaya Indonesia Diparkir di Singapura

jpnn.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kemenkeui tinggal menunggu penerbitan peraturan menteri keuangan (PMK) untuk dapat mengakses

Read More...

2.200 Karyawan Freeport Kena PHK

jpnn.com, MIMIKA – Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Perumahan Rakyat Kabupaten Mimika Papua belum mendapatkan pemberitahuan resmi dari manajemen

Read More...

Tandatangani NPHD, KPU dan Pemkot Bengkulu Siap Laksanakan Pilwakot 2018

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melakukan Penandatanganan Nota Perjanjian Hibah

Read More...

Mobile Sliding Menu