Kenalkan OJK dan Industri Jasa Keuangan, OJK Bengkulu, TPAKD, dan BEI Gelar Workshop

REWA/Bengkulu Ekspress. Kepala OJK Provinsi Bengkulu Yan Syafri saat memberikan materi tentang OJK pada Workshop di Santika Hotel, pukul 10.24 WIB, Rabu (20/9).
REWA/Bengkulu Ekspress. Kepala OJK Provinsi Bengkulu Yan Syafri saat memberikan materi tentang OJK pada Workshop di Santika Hotel, pukul 10.24 WIB, Rabu (20/9)

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Bengkulu menggelar Workshop mengenal OJK dan Industri Jasa Keuangan bagi Wartawan Ekonomi Se-Provinsi Bengkulu.

Kepala OJK Provinsi Bengkulu Yan Syafri mengatakan, Workshop ini bertujuan untuk menambah pengetahuan seluruh Wartawan khususnya terhadap pasar modal dan industri jasa keuangan.

“Dengan mengenalkan Industri Jasa Keuangan dan Pasar Modal diharapkan Wartawan dapat memberikan informasi mengenai Industri Keuangan dan Pasar Modal kepada Masyarakat,” ungkap Yan, Rabu (20/9).

Yan menambahkan, dengan memahami Industri keuangan dan pasar modal, diharapkan Masyarakat Bengkulu bisa terhindar dari korban Investasi Bodong.

Baca Juga MLM Tidak Selalu Investasi Bodong

“Kita bersama-sama meminimalkan investasi Bodong di Masyarakat,” tambah Yan.

Dijelaskan Yan, Investasi Bodong dapat terjadi karena pengetahuan masyarakat terhadap Pasar Modal dan Industri Jasa Keuangan masih minim.

“Sehingga tugas kita sama-sama menyebarkan informasi kepada Masyarakat mengenai produk-produk yang ada di Pasar Modal dan Industri Jasa Keuangan,” jelas Yan.

Yan mengatakan, banyak produk di Industri keuangan dan Pasar Modal sudah semakin berkembang. Seperti dipasar modal ada program nabung saham, di pegadaian ada pogram nabung emas, di bank ada program tabunganku.

“Semua itu adalah produk dari Pasar Modal dan Industri Jasa Keuangan, harapan Kita dengan informasi ini tersebar, maka Masyarakat bisa terhindar dari Investasi Bodong,” tutup Yan.(REWA)