Kemiskinan Tertinggi di Kaur dan Seluma

Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti

CURUP, BE – Dari 10 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Bengkulu, Gubernur Bengkulu Dr H Ridwan Mukti MH mengungkapkan, kasus kemiskinan di Kabupaten Kaur dan Seluma merupakan yang tertinggi. Dimana menurut gubernur, kemiskinan di dua kabupaten tersebut mencapai 20 persen.

“Kemiskinan di Bengkulu ini tertinggi ada di Kabupaten Seluma dan Kaur dimana persentasenya menembus 20 persen,” ungkap Gubernur saat membuka kegiatan Rakorwil KAHMI Bengkulu, di Rejang Lebong Sabtu (6/11) kemarin.

Menurut Gubernur, ada beberapa desa di dua kabupaten tersebut yang aksesnya masih jauh dari kata layak. Seperti jalannya yang masih jalan tanah atau jalan setapak, kemudian belum dilengkapi dengan jaringan listrik, bahkan signal telepon selelur tidak ada.

“Memang ada desa-desa tertentu yang aksesnya sangat jauh dari kata layak, mulai dari jalan, kemudian belum memilik aliran listrik apalagi sinyal hp,” tambah gubernur.

Sementara itu, untuk Provinsi Bengkulu secara keseluruhan, menurut gubernur, angka kemiskinannya mencapai 18 persen. Angka tersebut menurut gubernur di atas rata-rata nasional. Bahkan menurut gubernur, kejadian tersebut sudah berlangsung belasan tahun.

Oleh karena itu, menurut gubernur dalam mengatasi masalah kemiskinan tersebut, akan menjadi fokus tersendiri bagi dirinya dalam memimpin Bengkulu ke depannya. Lebih lanjut gubernur mengungkapkan, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mengentaskan kemiskinan dan keterisoliran yaitu dengan membuka lima akses baru di Provinsi Bengkulu.

Lima akses yang akan dibukan Pemerintah Provinsi Bengkulu tersebut yaitu mulai dari Penarik-Sungai Ipuh tembus ke Jambi. Selanjutnya dari Lebong – Tapos- tembus ke Jambi. Kemudian untuk wilayah Seluma dari Padang Capo yang tembus ke Empat Lawang Sumatera Selatan dan yang terakhir di Kabupaten Kaur dari Muara Sahung tembus ke Muara Dua Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Sumatera Selatan.

“Dengan dibukanya lima akses baru ini, maka 5 provinsi yang ada di sekitar Bengkulu ini akan bergerak ke arah Bengkulu, karena bisa dengan mudah masuk ke Bengkulu,” demikian gubernur. (251)