Kementerian PUPR Realisasikan 7 Paket WINRIP di Bengkulu

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional BPJN III Padang-Bengkulu, KGS Syaiful Anwar
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional BPJN III Padang-Bengkulu, KGS Syaiful Anwar

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2017 ini mengerjakan tujuh paket WINRIP yang didanai oleh Bank Dunia untuk pembangunan jalan nasional lintas Barat dalam wilayah Provinsi Bengkulu. Tujuh paket WINRIP tersebut diantaranya, Bantal-Mukomuko, Ipuh-Bantal, Kerkap, Lais-Bintuhan, Seblat-Ipuh, dan Simpang Rukis-Tanjung Kemuning.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional BPJN III Padang-Bengkulu, KGS Syaiful Anwar mengatakan, tujuh paket WINRIP tersebut yang belum selesai yakni jalan Simpang Rukis sampai Tanjung – Kemuning, Seblat – Ipuh, Bantal -Mukomuko.

“Jadi kalau dari batas sumatera Barat sampai ke sini (Kota Bengkulu) saya cek semua kondisi jalan sudah baik. Namun untuk batas lampung, Betungan sampai Tais, Tais sampai maras dan Nakau sampai Kepahiang masih perluh diperhatikan,” terangnya, Kamis (13/04/2017).

Mengenai data jalan yang belum valid, Syaiful menjelaskan saat ini pigaknya sudah memiliki data kondisi jalan nasional dalam wilayah Bengkulu dan telah dilakukan revisi.

“Data tersebut nantinya akan disampaikan ke Direktorat Pengembangan Jaringan Jalan, untuk dilakukan validasi dan kompilasi menjadi satu kesatuan. Mengingat dalam prinsip penanganan jalan, lobang itu harus hilang dan dibuat saluran permanen,” ujarnya.

Selain itu Syaiful juga meminta peran aktif dari masyarakat yang lahannya akan terkena imbas dari pelebaran jalan dan pembuatan saluran, agar tidak dipersulit dalam proses pembebasannya.

“Seperti ruas jalan Tais-Maras yang sampai saat ini belum juga terealisasi. Oleh karena itu kita minta partisipasi masyarakat agar mau membebaskan lahannya untuk pembangunan jalan yang manfaatnya bagi semua,” imbuhnya.

Ditambagkan Syaiful, pada tahun ini pihaknya bukan saja focus pada penanganan jalan yang rusak saja, tetapi juga duplikasi jembatan dan pananganan abrasi pantai di Kilometer 39 dan 98.

“Dengan penanganan tersebut, kita menargetkan apabila tidak ada hambatan di lapangan, jalan nasional di wilayah Bengkulu dalam kondisi baik pada tahun ini sebesar 91 persen, dan tahun 2018 mendatang sebesar 94 persen. Pasalnya untuk saat ini, jalan nasional dalam kondisi baik baru sekitar 78 persen,” terangnya. (Dil)