Kemenag akan Perangi ISIS

BENGKULU, BE – Dugaan adanya jejak kelompok atau anggota Islamic State Iraq and Syria (ISIS) di Kota Bengkulu, ditanggapi serius pihak Kementerian Agama Kota Bengkulu. Kepala Kantor Kemenag Kota Bengkulu, Drs Mukhlishuddin saat dihubungi BE kemarin mengatakan, pihaknya akan memperketat ruang lingkup gerakan organisasi terlarang itu di Kota Bengkulu.
Sebagaimana disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bengkulu, Drs Taufik Mantan MSi, sebelumnya bahwa mereka telah mencium adanya kelompok yang diduga terkait ISIS di Kota Bengkulu, tepatnya di Pematang Gubernur.
“Mereka memang tidak secara jelas mengangkat bendera ISIS. Namun bentuk yang bertendensi ke sana ada,” kata Taufik sebelumnya.
Sementara Kepala Kantor Kemenag, Mukhlishuddin mengaku pihaknya belum mendapatkan laporan keberadaan kelompok ISIS di Bengkulu. “Kita belum mendapatkan laporan tersebut, jika benar maka akan melakukan koordinasi dengan semua pihak,” kata Drs Mukhlishuddin saat dihubungi via telephone, kemarin.
Kemenag Kota Bengkulu akan melakukan koordinasi dan melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh keagamaan baik dari MUI, KUA dan sejumlah tokoh baik dari ormas maupun dari organisasi keagamaan yang ada.
Dikatakan Muklishuddin Kemenag akan akan memerangi ISIS, dengan cara melakukan pembinaan rohani, karena ISIS tidak sesuai ajaran Islam. “Ajaran ISIS tidak sesuai dengan ajaran Islam, dan aliran ini sudah dilarang baik nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Tidak hanya tokoh agama, dan tokoh masyarakat, jika benar ISIS berkembang di kota Bengkulu, pihaknyapun akan melaporkan hal tersebut kepada tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM).
Mukhlishuddin pun menyayangkan, bila ada warga dan pemuda Bengkulu yang telah bergabung dengan ISIS.Ke depan, Kemenag akan terus melakukan pemantauan di kawasan Pematang Gubernur yang diduga ditemukan indikasi keberadaan ISIS itu. “Jika memang ada informasi keberadaan ISIS nanti akan kita tangani. Tapi sampai sekarang belum ada laporan adanya indikasi keberadaan ISIS tersebut ke Kemenag Kota Bengkulu,” tandasnya. (247)