Kelola Hutan untuk Generasi Masa Depan

kepahiang
Doni/Bengkulu Ekspress TUNJUKKAN: Yoyon saat menunjukan piala penghargaan dari Kementerian LHK atas pengelolaan hutan desa.

SOSOK Yoyon (36) sudah tidak asing lagi bagi masyarakat di Kabupaten Kepahiang, terutama Kecamatan Seberang Musi, terkhusus Desa Taba Padang. Kegigihannya menjadikan kawasan hutan desa kala menjabat Kepala Desa (Kades) Taba Padang berbuah manis. Sebab Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Depati Junjung yang didirikannya saat menjabat Kades diberikan penghargaan terbaik 1 tingkat nasional oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) belum lama ini.

Bapak tiga orang anak ini, sangat ramah kala dijumpai Bengkulu Ekspres di kediamannya, kemarin (10/9). Sembari menyeruput kopi hangat, Yoyon bercerita sejarah pendirian LPHD Depati Junjung, untuk memantapkan diri sebagai pengelola hutan desa di Taba Padang banyak mendapatkan penolakan dari masyarakat. Tetapi berkat kegigihannya memberikan penjelasan pada warga, akhirnya warga Desa Taba Padang dapat mengerti maksud dan tujuannya agar dapat menjaga kelestarian hutan demi kehidupan anak cucu dimasa mendatang.

“Awalanya banyak yang menolak, bahkan menilai saya bodoh mengambil hutan desa. Terlebih desa-desa lainnya menolak untuk menjadi kawasan hutan desa,” ucapnya.

Suami Ema Novitasari ini menjelaskan, sekarang untuk warga masyarakat pengelola perkebunan dikawasan hutan desa menjadi binaan LPHD Depati Junjung. Masyarakat pekebuan yang selama ini membuka hutan secara sembarangan sekarang sudah dapat diajak bekerjasama. Sehingga hutan-hutan lindung tidak sembarangan dibabat habis untuk jadikan kebun kopi dan sebagainya.

“Dulu mereka membuka sembarangan, sekarang sudah jadi warga binaan kita mereka bisa menerima program-program yang ada seperti penghijauan kembali,” katanya.

Berbagai penghargaan telah diraih berkat pengelolaan hutan desa yang baik. Mulai dari tahun 2013 di Hari Penanaman Nasional di Bali Desa Taba Padang dipanggil menghadap kepala negara saat itu untuk dinobatkan jadi peserta lokasi penanaman unggul sehingga jadi contoh teladan bagi daerah-daerah lainnya. (320)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*