Keliling Danau Dendam Dibangun Jogging Track

 Danau Dendam
Danau Dendam

Rp 50 Miliar Percantik Danau

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Menyambut wonderful 2020, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu akan mempercantik kawasan wisata baru Danau Dendam Tak Sudah yang berada di pusat Kota Bengkulu.

Pembangunan kawasan Danau Dendam itu lantaranya telah berubah statusnya dari kawasan cagar alam menjadi kawasan taman wisata (TWA). Untuk mempercantik wisata Danau Dendam itu, Pemprov akan membangun berbagai fasilitas wisata. Salah satunya dengan membangun jalan jogging track mengelilingi danau, dengan panjang sekitar 4 kilo meter.

“Nanti wisatawan bisa keliling danau melalui jogging track yang sudah kita bangun,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Oktaviano ST MSi kepada BE, kemarin (1/2).

Pembangunan kawasan wisata danau itu juga sudah didukung dengan anggaran pusat sebesar Rp 50 miliar. Tidak hanya jogging track, nantinya juga akan dibangunan kawasan parkir, kawasan hijau, kawasan kuliner, kawasan hutan, kawasan kawan pertanian, kawasan perumahaan, kawasan irigasi, jalan, kawasan perikanan dan kawasan lainnya.

“Jalan utama juga akan kita lebarkan. Jalan saat ini yang berada tempat dipinggir danau, akan kita jadikan menjadi kawasan parkir maupun kawasan dagang sekalipun,” tuturnya.

Okta mengaskan dengan anggaran Rp 50 miliar itu, semua fasilitas wisata akan dibangun. Dengan fasilitas yang lengkap, maka pengunjung akan lebih tertarik dan nyaman ketika berwisata di tengah kota itu. Sebab tidak hanya pemandangan indah saja yang ditawarkan, wisatawan juga bisa belajar mengetahui flora dan fauna yang berada di wilayah danau tersebut.

“Saya pikir dengan konsep yang sudah diminta Pak Plt Gubernur ini, akan lebih menarik wisatawan datang ke Bengkulu,” papar Okta.

Untuk pembangunannya sendiri, akan dimulai pada tahun 2019 mendatang. Semua akan bertahap pembangunnnya, tahun ini Pemprov masih fokus untuk perencanaanya. Namun secara dasar, perencanaan yang telah dibuat sudah mulai dimatangkan. Tinggal lagi menunggu memulai pembangunannya.

“Banyak tahapan yang kita lakukan, yang jelas perecanaanya sudah mulai matang. Selambat-lambatnya 2019 itu sudah mulai dibangun,” tegasnya.

Disamping itu, Pemprov juga menunggu atas proses administrasi perubahaan izin kawasan Danau Dendam. Sebab secara prinsip, perubahaan kawasan tersebut sudah mendapat persetujuan dari Kementerian BKSDA dan Kementeriaan LHK.

“Izin keluar langsung kita dibangun. Kita masih menunggu prosesnya selesai, tapi secara prinsip sudah disetujui, tinggal administrasinya saja,” pungkas Okta. (151)