KEK Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

April Diresmikan

Staf Ahli Gubernur Bengkulu, Drs. Ari Narsyah, JS.
Staf Ahli Gubernur Bengkulu, Drs. Ari Narsyah, JS.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama PT. Pelindo II Bengkulu terus mematangkan rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di lahan 1.200 hektar yang ada di Pelabuhaan Pulau Baai Bengkulu. Staf Ahli Gubernur Bengkulu, Drs. Ari Narsyah, JS., mengatakan, KEK ditarget pada bulan April mendatang sudah keluar izinnya dan akan segera dilakukan peresmian. Dengan dibangunnya KEK tersebut nantinya dipastikan akan menyerap ribuan orang tenaga kerja lokal Bengkulu, sebab setelah dibangun KEK itu, investor dari luar Bengkulu maupun luar negeri akan berdatangan ke Bengkulu.

“Nanti akan dioptimalkan sepenuhnya tenaga kerja dari lokal. Jadi tidak perlu lagi ambil tenaga kerja dari luar,” terang Ari kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (12/1).

Menurut Ari, KEK yang ada di Provinsi Bengkulu ini nantinya akan menyerap investor datang ke Bengkulu. Investor itu mulai dari Industri Pertanian, Industri Pertambangan, Industri Pertenakan, Industri UMKM dan sektor industri lainnya. Semua industri tersebut tentunya akan membutuhkan tenaga kerja cukup banyak. Diprediksi, satu industri saja akan menampung ratusan tenaga kerja baru. Untuk itu persiapan juga akan dilakukan oleh Bengkulu, baik itu kesiapan tenaga kerja sendiri maupun jumlah tenaga kerja. Persiapan itu mulai dari pelatihaan keterampilan, skill khusus hingga lainnya. Sehingga tenaga kerja Bengkulu ini benar-benar bisa diterima untuk mengambdi di perusahaan industri ini.

“Mulai sekarang, bagaimana kita latih dulu, untuk menyesuaikan kebutuhaan nanti,” paparnya.

Meski akan membuat ekonomi Bengkulu cerah itu, Pemprov dan Pelindo masih menggenjot agar KEK dapat ditetapkan oleh pemerintah pusat. Ketika nantinya sudah ditetapkan, pemprov dan pemda kota akan komitmen mendukung untuk mempermudah berizinan bagi investor yang akan masuk ke Bengkulu di KEK itu.

“Kami akan dukung sepenuhnya, untuk meningkatan geliat ekonomi bengkulu. Sehingga kesejahteraan masyarakat bisa lebih meningkat,” tambah Ari.

Sementara itu, Ganeral Manajer (GM) PT. Pelindo II Bengkulu, Drajat Sulistyo mengatakan, KEK ini nanti akan dibangun pada luas lahan sekitar 500 hektar dari total lahan yang dimiliki Pelindo seluas 1.200 hektar. KEK akan dibagi dengan beberapa zonasi, dari zonasi industri, zona UKM dan zona logistrik center. Semua zona itu akan disiapkan di dalam KEK yang berada diluar lahan 500 hektar.

“Nanti kita lihat, soul outnya nanti berapa. Jadi kita tidak lihat berapa jumlah investor yang akan masuk,” terang Drajat.

Ketika lahan seluar 500 hektar nanti habis dipakai semua oleh investor, maka PT. Pelindo II Bengkulu akan kembali menambah luas lahan yang ada. Jadi berapapun industri yang akan masuk, tetap diterima sampai luas lahan habis digunakan oleh investor.

“Jadi KEK ini nanti akan benar-benar menjadi penggerak ekonomi Bengkulu,” tegasnya.

Pembangunan KEK ini ditergetkan rampung pada akhir tahun 2018 mendatang, jadi tahun 2019 sudah mulai bergerak ekonomi dengan berjalankan aktifitas industri di pelabuhaan Pulau Baai Bengkulu. Untuk itu, Pelindo dan Pemprov harus sama-sama berkerjasama untuk mendatangkan investor ke Bengkulu. Sehingga KEK benar-benar bisa besar di Bengkulu.

“Ini yang jadi fokus kita bersama, untuk mendatangkan investor. Karena kita ingin ekonomi Bengkulu bisa bergerak cepat,” tutup Drajat. (151)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*