Kebakaran Hebat di Bengkulu Utara, Lima Ruko Ludes, Kakak-Adik Terbakar

kebakaran-bengkulu-utara
Tampak kebakaran yang menghabiskan 4 bedengan di Desa Karang Suci Kecamatan Kota Arga Makmur. Inilah 2 korban yang mengalami luka bakar cukup serius tengah dirawat di RSUD Arma Makmur, kemarin (1/11). (Foto APRI/BE).

ARGA MAKMUR, BE– Kebakaran hebat terjadi di Desa Karang Suci Kecamatan Kota Arga Makmur, sekira pukul 16.55 WIB, Selasa (1/11). Selain menghanguskan 5 unit ruko yang sudah menjadi rumah kontrakan itu, si jago merah membakar 2 korban, Safrizal (61) dan Tofik Malik (62).

Berdasarkan data terhimpun, dugaan sumber api berasal korsleting listrik di bagian ruko tengah. Dengan cepat api segera membesar dan menjalar ke ruko yang berada di samping kiri dan kanan. Warga di sekitar TKP kemudian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), berupaya menyelamatkan barang yang ada di dalam ruko yang belum terbakar yakni yang ditempati pedagang yang sewaktu kejadian sedang berjualan di Pasar Purwodadi.

Saking sibuknya menyelamatkan barang, warga melupakan Safrizal, penghuni bedengan yang diduga lumpuh berada di dalam kamar persis di tempat dugaan asal mula api tersebut. Tofik Malik, yang tak lain merupakan ipar Safrizal, saat tiba di TKP, langsung masuk ke dalam bedengan menyelamatkan adik iparnya itu. Akibatnya kedua korban mengalami luka bakar yang cukup serius, sehingga langsung dilarikan ke RSUD Arga Makmur.

Berdasarkan keterangan dari pihak RSUD Arga Makmur, luka paling parah dialami oleh Safrizal (61), yang saat kebakaran berada di dalam rumah. Luka bakar yang dialaminya yakni kedua kaki hingga baha, kedua tangan dada, punggung dan leher. Luka bakar tak kalah serius juga dialami Tofik Malik (62), yang diantar ke RSUD Arga Makmur menggunakan mobil warga setempat.

Pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) BU langsung ke TKP melakukan pemadaman. Tak hanya itu pihak kepolisian juga langsung ke TKP mengamankan lokasi dari kerumunan warga serta pengendara yang berhenti untuk melihat secara langsung kejadian tersebut.

Andi, salah seorang keluarga korban, ketika ditemui Bengkulu Ekspress (BE) di RSUD Arga Makmur, mengaku tidak mengetahui persis bagaimana kejadiannya. Ia ketika mengendarai sepeda motor hendak ke tempat kerabatnya. mendapat telepon bahwa kedua korban telah berada di RSUD Arga Makmur. “Saya tadinya mau ke tempat pak Effendi (Anggota DPRD BU, red) yang hendak mengakikahkan anaknya. Tapi tiba-tiba dapat telepon kalau rumah kakak saya ini kebakaran. Ternyata kakak saya sudah dibawa ke RSUD,’’ ujarnya.

Melihat luka bakar serius yang dialami kedua korban, Andi sangat sedih dan terpukul, sehingga meneteskan air mata. ‘’Satu orang korban itu kakak ipar dan satunya lagi kakak saya. Saya tidak tahu bagaimana kejadiannya. Karena saya belum melihat rumah yang terbakar itu,’’ ungkapnya.

Terpisah Kepala BPBD BU, Made Astawa mengatakan, pihaknya telah turun ke lokasi tak lama ketika kejadian kebakaran itu. Tim damkar berhasil menjinakkan api hingga tidak menyebar ke rumah warga lainnya yang berada disekitar lokasi. Namun untuk kronologis kejadiannya, ia mengaku masih menunggu olah TKP pihak kepolisian.

“’Tim Damkar langsung turun. Bahkan 4 mobil PBK dan 1 mobil tangki suplai air kita turunkan ke TKP. Dengan cepat api dapat dijinakkan. Namun untuk sumber apinya kita belum dapat memastikan. Ada yang mengatakan dari korsleting listrik, ada juga yang mengatakan dari kompor di dapur ruko bagian tengah. Saat ini masih menunggu olah TKP pihak kepolisian,’’ tuturnya.

Mengenai 2 korban yang mengalami luka bakar, ia menyebutkan 1 korban berada di dalam ruko, dan kesulitan keluar dari ruko karena mengalami lumpuh. Sedangkan 1 korban lainnya tertimpa reruntuhan atap yang terbakar ketika hendak menyelamatkan korban yang lumpuh berada di dalam ruko. “Satu orang korban memang berada di dalam ruko, satu orang lainnya berusaha menyelamatkannya. Keduanya mengalami luka bakar serius dan dilarikan ke RSUD Arga Makmur,” ujar Made.(cw5)