Kasus “Yuyun” Kembali Terulang Gadis 14 Tahun Diperkosa 20 Pria

ULIAN/Bengkulu Ekspress Tampak Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, AKP Jufri SIK bersama Kanit PPA, Ipda Yeni Pusita SH bersama salah seorang pelaku yang telah diamankan di Mapolres Bengkulu Utara, Senin (6/11).
ULIAN/Bengkulu Ekspress
Tampak Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, AKP Jufri SIK bersama Kanit PPA, Ipda Yeni Pusita SH bersama salah seorang pelaku yang telah diamankan di Mapolres Bengkulu Utara, Senin (6/11).

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Sungguh biadab perbuatan yang diterima, gadis berinisial LMS (14) salah seorang pelajar SMP di Bengkulu Utara (BU). Dirinya diperkosa secara beramai-ramai oleh 20 pria di berbagai Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda. Bahkan perbuatan itu dilakukan berulang kali oleh 14 pria yang berasal dari dua kecamatan tersebut.

‘’Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan terhadap korban dan para saksi,’’ ujar Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi Warganegara SH SIK MM melalui Kasat Reskrim, AKP Jufri SIK kepada Bengkulu Ekspress ditemui di Mapolres Bengkulu Utara, Senin (6/11).

Kronologis kejadian berdasarkan data terhimpun, korban awalnya dijemput oleh pelaku berinisial Me (16) warga Desa Kota Lekat Kecamatan Hulu Palik, pada hari Sabtu (4/11) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kemudian, pelaku membawa korban ke Pondok Kebun di Desa Air Baus 1. Dan di TKP sudah menunggu teman-teman pelaku berinisial, Ir (19), No (17) dan Jo (17). Selanjutnya, para pelaku secara bergiliran memperkosa korban. Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya terhadap korban, salah seorang pelaku membawa korban menuju ke Pondok Camat di Desa Air Baus 2 Kecamatan Hulu Palik. Di TKP kedua ini, korban juga dipaksa melayani nafsu para pelaku berinisial Te (27), Iw (30), Ul (16), Zo (18). Karena korban melawan, menangis dan berteriak, para pelaku langsung kabur dan meninggalkan korban. Sehingga korban terpaksa pulang ke rumah dengan cara berjalan kaki. ‘’Sementara ini, ada 2 TKP. Untuk para tersangka yang telah terhimpun sebanyak 20 orang berdasarkan keterangan sementara korban dan 1 pelaku yang sudah berhasil diamankan,’’ ungkap Kasat.

Berdasarkan hasil visum yang telah dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Bengkulu Utara, kemaluan korban mengalami luka robek yang cukup parah. Baik luka robek lama maupun baru. ‘’Visum sudah kita lakukan. Memang sudah terjadi luka robek baru maupun lama pada alat kelamin korban,’’ terang Kasat. Namun, hingga saat ini para pelaku belum seluruhnya dapat diamankan oleh Polres Bengkulu Utara. Karena, ketika akan ditangkap, para pelaku telah melarikan diri. Sehingga, Tim Reskrim tengah mengejar para pelaku tersebut. ‘’Setelah kita datangi rumah para pelaku. Keterangan para orang tuanya, bahwa anaknya belum pulang ke rumah. Sehingga, kita himbau para pelaku dapat menyerahkan diri, dari pada kasus ini semakin dipersulit,’’ pungkas Kasat.

Sebelumnya, pada Minggu malam (5/11), pihak keluarga korban telah melaporkan persoalan ini kepada pihak desa untuk upaya perdamaian. Hanya saja, ketika itu tidak mencapai kesepakatan. Akibatnya, pihak keluarga korban melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian.(816)