Kantor Baru untuk Perpustakaan

KOORDINASI : Operator DPAD Kabupaten Benteng (kanan) saat berkoordinasi dengan Kabid Perencanaan Banrenlitban Kabupaten Benteng, Triyanto MSi (kiri) mengenai usulan DAK 2019, kemarin (22/3).
KOORDINASI : Operator DPAD Kabupaten Benteng (kanan) saat berkoordinasi dengan Kabid Perencanaan Banrenlitban Kabupaten Benteng, Triyanto MSi (kiri) mengenai usulan DAK 2019, kemarin (22/3).

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Keluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengabdi di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mendapat respon positif.
Kondisi ruangan yang belum memadai tampaknya akan segera dilakukan perbaikan pada tahun 2019 mendatang.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan (Banrenlitbang) Kabupaten Benteng melalui Kabid Perencanaan, Triyanto MSi mengatakan, rencana pembangunan kantor Perpustakaan memang sudah masuk ke dalam salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Daerah (Pemda) Benteng.

“Kantor Perpustakaan memang sudah menjadi salah satu prioritas,” ungkap Triyanto.

Pria yang sebelumnya menjabat selaku Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kabupaten Benteng ini menjelaskan, keterbatasan kemampuan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Benteng membuat pembangunan kantor organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemda Benteng dilakukan secara bertahap.
Selain itu, pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan suntikan dana alokasi khusus (DAK) untuk percepatan pembangunan di daerah.

“Dari hasil koordinasi yang dilakukan ke pemerintah pusat beberapa hari lalu, diketahui ada bantuan DAK untuk perpustakaan daerah. Kita berharap, DAK untuk Dinas Perpustakaan bisa dikucur ke Pemda Kabupaten Benteng,” tandasnya.
Memperjuangkan bantuan DAK, pria yang juga pernah menjabat Kabid Anggaran pada Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Benteng ini mengharapkan agar pihak DPAD Kabupaten Benteng segera menyampaikan persyaratan. Seperti foto lokasi serta DED yang memuat tentang rencana anggaran belanja (RAB) pembangunan gedung perpustakaan.

“Kami meminta agar operator dari DPAD Kabupaten Benteng lebih meningkatkan koordinasi dengan Banrenlitbang Kabupaten Benteng. Sebab, syarat usulan DAK tahun 2019 paling lambat harus sudah disampaikan pada 14 April 2017 ini,” pungkas Triyanto.
Dilansir sebelumnya, Kepala DPAD Kabupaten Benteng, Dra Hj N Yuhannah MM mengungkapkan bahwa kondisi kantornya memang belum representatif digunakan oleh para ASN.

“Secara keseluruhan, DPAD Kabupaten Benteng saat ini memiliki sebanyak 46 orang yang terdiri dari para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pegawai tidak tetap (PTT). Kondisi kantor yang kecil dan sempit tentu belum memadai,” ungkap Yuhannah. (135)