Kadis Dikbud Kota Bengkulu Bantah Keras Pernyataan PPTK Tabut

Kadis Dikbud RosmayettiBENGKULU, bengkuluekspress.com – Keterangan dari Irwan Fansori PPTK Tabut saat di demo oleh para pemenang lomba dalam Festival Tabut 2017 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu pada Rabu (04/10/17) kemarin dibantah oleh Kadis Dikbud Kota Bengkulu Rosmayetti.

Sebelumnya Irwan Fansori menyebutkan bahwa anggaran dana Festival Tabut yang tahun sebelumnya Rp 60 juta, untuk tahun ini dipangkas menjadi Rp 48 juta. Dan menurutnya penurunan jumlah nominal hadiah juga terjadi karena penambahan jumlah pemenang yang sebelumnya hanya 3 tahun ini menjadi 6 pemenang di setiap cabang lomba.

“Anggaran tahun ini memang lebih kecil dari tahun lalu, tahun lalu Rp 60 juta, tahun ini cuma Rp 48 juta. Jumlah pemenang juga bertambah, sebelumnya cuma sampai 3 tahun ini sampai harapan 1 2 3, jadi total ada 6 pemenang disetiap cabang lomba,” ujar Irwan kepada bengkuluekspress.com setelah menemui para pemenang lomba.

Pernyataan itu dibantah keras oleh Kadis Dikbud Kota Bengkulu. Rosmayetti mengatakan tidak ada pemotongan anggaran, yang berarti anggaran tahun ini sama dengan tahun kemarin.

“Tidak, tidak ada (pemotongan anggaran), jumlah pemenang juga sama, dari tahun-tahun sebelumnya ada sampai juara harapan 3,” ujar Rosmayetti tegas.

Menurut Rosmayetti hanya ada perbedaan di bentuk piala, dimana piala tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya. Ia juga menuturkan ia telah berkoordinasi dengan Kabid Kebudayaan Dikbud Kota Martina Nengsih yang saat ini tengah melaksanakan dinas di luar kota.

“Saat ini sedang kita proses. Kita sedang menindaklanjutinya, secepatnya akan kita beritahukan perkembangannya. Mudah-mudahan secepatnya akan bisa kita atasi dan kita temukan solusi yang terbaik,” pungkasnya. (ibe)