Kaca Mobil Dipecah, Rp 200 Juta Nyaris Raib

mobil yang kacanya dipecah
BENGKULU, BE – Naas di alami seorang tauke kelapa sawit, Kanedi (40) warga Dusun Tebat Kecamatan Air Napal Bengkulu Utara (BU). Pasalnya, kaca bagian samping kanan mobil Toyota Strada warna merah dengan Nopol  BD 748 KK dipecah pelaku spesialis pecah kaca.
Peristiwa itu, terjadi sekitar pukul 11.00 WIB kemarin di rumah paman  korban yang terletak di RT 1 Jl Bali Raya Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu.
Paman korban, Rodawi (56) yang sekaligus sebagai Ketua RT 1  mengatakan, Kanedi  berkunjung ke rumah untuk membicarakan mengenai sopir truk korban yang menabrak orang di Taba Lagan dan meninggal.
“Ponakan itu ke rumah, rencana mau pergi ke Taba Lagan ke rumah korban yang meninggal ditabrak oleh sopir yang membawa mobil truknya. Jadi, rencananya kami mau melayat dan membawa uang ganti rugi ke rumah duka,”kata Rodawi.
Lanjutnya, pihaknya tidak mengetahui jika di dalam mobil  korban  terdapat uang tunai sebanyak Rp 200 juta. Namun tidak berhasil disikat pelaku.
“Jadi pas sudah selesai ngobrol itu, dia (Kanedi,red) langsung menuju ke mobil miliknya dan alangkah terkejutnya ia saat melihat kaca mobil miliknya pecah. Sampai ia berucap kenapa sebanyak ini musibah saya,”cerita Rodawi.
Ditambahkannya, melihat ponakannya yang sudah panik, pihaknya mencoba menenangkan dan menyuruh korban untuk melihat apakah tas yang berisikan uang itu diambil atau tidak.   Ternyata, tas yang di ambil pelaku adalah tas yang berisikan cek dan bukan tas yang berisi uang. Karena tas yang berisikan uang ada di dalam laci mobil.
“Dia itu dari BRI, alhamdulillah uang tunainya tidak didapat oleh pencurinya. Hanya cek yang didapat dan itu bisa di blokir kepada pihak bank. Kalau kerugian sekitar Rp 2 juta, kaca mobil yang pecah itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Ema (50) salah satu saksi mata yang merupakan pedagang di SDN 3 mengatakan, dirinya melihat 2 orang laki-laki berdiri di depan sekolah. “Saya kira dia transaksi obat, karena ada memberikan sesuatu, lalu yang satunya langsung berdiri di dekat satpam. Ntah apa yang di obrolkan sama satpam saya tidak tahu,” jelasnya.
Masih kata Ema, sedangkan teman yang satunya lagi berdiri ke arah mobil yang terparkir di halaman Ruko. Tidak lama setelah itu orang itu berlari dari arah mobil dan langsung naik ke motor. Sewaktu orang tersebut lari ada bunyi suara jok motor yang di banting. Pihaknya tidak tahu, jika itu adalah pelaku pecah  kaca. Lalu setelah itu, pihaknya melihat ke arah mobil dan terlihat kaca mobil dekat sopir pecah.
“Lalu, sekitar pukul 12.00 WIB, barulah orang punya mobil datang ramai-ramai dan baru saya tahu  jika mobil itu di pecah,”ungkapnya. (927)