Jenazah Perempuan di Pulau Baai Mengarah Ke ASN Kemenag Benteng Yang Hilang

TKPProses Otopsi Akan Dilakukan

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Penemuan mayat dikawasan pelabuhan Pulau Baai kemarin (11/10) sore, diduga kuat berkaitan dengan kasus hilangnya salah seorang ASN Kementerian Agama Bengkulu Tengah dan hingga saat ini proses otopsi untuk mengungkap kematian korban dan identitas korban secara pasti masih terus dilakukan sambil menunggu dokter forensik tiba.

Namun dari hasil sementara dari pihak keluarga membenarkan jika pakaian dan barang barang yang ditemukan memang sama dan mirip yang digunakan Siti Musyarofah ASN Kemenag Bengkulu Tengah yang hilang sejak tanggal 2 Oktober 2017 lalu.

Sementara itu, Kaur Bid Dokes Polres Bengkulu, Ipda Suratno saat dihubungi mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah jenazah itu Siti Musyarofah atau bukan, karena hal itu harus berdasarkan hasil otopsi yang meliputi antara lain cek DNA, pengumpulan data antemortem nantinya dari pihak keluarga.

“Itukan baru keterangan dari pihak keluarga, namun hal yang menguatkan yakni berdasarkan hasil identifikasi dan otopsi yang akan kita lakukan natinya,” terangnya Suratno saat dihubungi, kemarin (12/10).

Ia menjelaskan, memang ada beberapa kemiripan pakaian yang digunakan dengan ciri korban yang diinformasikan hilang melalui isi facebook, yang identik dengan pakaian yang digunakan korban saat ditemukan di TKP. Selain itu, juga ditemukan buku tabungan Bank Mandiri Syariah atas nama Siti Musyarofah, dan surat keterangan Kematian atas nama orang tua korban yang ditandatangani Kepala Desa Harapan Makmur Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Identifikasinya sementara mungkin mengarah ke personel Kementerian Agama Benteng, memang hampir sama mulai dari propertinya, hanya saja untuk kepastiannyakan nunggu hasil otopsinya agar lebih akurat,” terangnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan berusaha hari ini otopsinya berlangsung karena tinggal menunggu dokter Forensiknya saja.

“Kita upayakan hari ini otopsinya agar bisa segera mengetahui jelas identitas jenazah dan penyebab kematiannya dikarenakan apa,” tuturnya.

Berdasarkan data yang terhimpun Bengkulu Ekspress, Korban sebelumnya ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa, dengan posisi badan tertelungkup di atas tumpukan sampah areal perkebunan kelapa sawit di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Teluk Sepang Rabu (11/10). Posisi jasad korban ini ditemukan sekitar 50 meter dari tepi Jalan Raya Pelabuhan Pulau Baai dan rencananya pihak Kepolisian akan melakukan olah TKP dan akan memeriksa saksi berserta keluarga korban dan sampai Kamis (12/10), pihak Kepolisian belum bisa memastikan apakah mayat tersebut memang benar-benar korban Siti Musyarofah seorang ASN Kemenag Bengkulu Tengah yang dilaporkan hilang, kerena harus menunggu hasil otopsi dan pengumpulan bukti lainnya masih terus dilakukan, namun pihak keluarga korban sudah ramai mendatangi RS M Yunus Bengkulu untuk mengikuti jalannya proses otopsi yang dijadwalkan hari ini. (529)

baca Juga Penemuan Mayat di Pulau Baai ; Diduga Pegawai Kemenag Yang Dikabarkan Hilang, Ada Bekas Kekerasan