Jembatan Air Bungai Membahayakan

jembatan-air-bungai-kabupaten-lebongBINGIN KUNING,Bengkulu Ekspress – Jembatan Air Bungai kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Jembatan terbuat dari kayu itu kini sudah lapuk, alasnya sudah banyak yang lepas. Kondisi itu tentu saja sangat membahayakan bila dilalui warga.

Zamzami salah satu masyarakat Desa Bungin mengatakan, hampir 35 persen masyarakat di Kecamatan Bingin Kuning dan Kecamatan Lebong Tengah, mencari nafkah dari kebun. Kebun mereka berada di seberang Sungai Air Bungai tersebut.

“Saat musim kopi beberapa bulan lalu, masyarakat kesulitan mengangkut hasil kebun,” kata Zamzami.

Warga, kata Zamzami, mengharapkan dibangun jembatan yang kokoh, berupa jembatan gantung.

“Kalau ada jembatan gantung nanti, tentunya akan mempermudah kami dalam melakukan pengangkutan hasil panen. Mudah-mudahan Pemerintah bisa segera membangunnya,” harap Zamzami.

Menyikapi hal ini Waki Ketua I DPRD Lebong Mahdi SSos meninjau langsung ke lokasi jembatan itu berada.

”Jembatan Desa Bungin Kecamatan Bingin Kuning masih menggunakan kayu dan bambu. Jembatan itu dibangun secara swadaya oleh masyarakat dengan dana seadanya sehingga cepat rusak, ” tutur Mahdi, politisi partai Golkar ini.

Jembatan itu menjadi satu-satunya akses bagiwarga setempat untuk mengangkut hasil kebun seperti kopi, pala, lada dan lainnya milik petani. Bila tak diperbaiki segera tentu saja warga setempat makin kesulitan dalam beraktifitas dan mengangkut hasil pertanuannya. Bila tetap melewati jembatan tak layak itu, warga bisa terjatuh. Karenanya warga setempat meminta jembatan itu segera dibangun dan diharapkan jembatannya permanen.

“Aspirasi masyarakat ini kita singkronkan dengan usulan dari Pemda Lebong. Jika memang belum ada kita usulkan dibangun dengan anggaran 2017. Karena jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk mengangkut hasil kebun mereka,” ungkap Mahdi.

Dijelaskan Mahdi, masyarakat Bungin diminta membuat proposal untuk pembangunan jembatan tersebut. Apalagi saat ini TAPD bersama Banggar DPRD Lebong sedang melakukan pembahasan KUA PPAS APBD 2017. “Jembatan ini dinilai sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebagai salah satu akses dalam menunjang roda perekonomian masyarakat sehari-hari,” jelas Mahdi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten lebong, Ir Eddy Ramlan mengatakan pihaknya akan segera melaukan survey ke lokasi jembatan tersebut. Bahkan jika disetujui DPRD Lebong, pihaknya akan mengusulkan pembangunan jembatan tersebut,” kata Eddy.(777)