Jelang Pilwakot, Dukcapil Kembali Verifikasi Data

Sudarto
Sudarto

BENGKULU, bengkuluekspress.com –  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu kembali melakukan verifikasi data kependudukan untuk persiapan pendataan mata pilih menghadapi Pemilihan walikota Bengkulu mendatang.

Verifikasi data tersebut diperlukan karena terjadi selisih perhitungan data pilih antara data pelayanan di daerah dan data bersih di pusat yang mencapai 46.000 jiwa. Selisih data pelayanan dan data bersih itu menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu, Sudarto dikarenakan di sistem server pusat terjadi pembersihan data penduduk yang diragukan atau data anomali sehingga pada data pelayanan yang per semester pertama 2017 menunjukkan jumlah 411.000 mata pilih berbeda dengan data bersih di server pusat dengan jumlah 365.000 mata pilih.

“Untuk menghindari terjadinya penghapusan pada data pemilih riil di lapangan, kita akhirnya melakukan verifikasi secara dinamis, sekaligus untuk kebutuhan pencocokan dan penelitian data pemilih pada Pilwakot 2018 mendatang,” ujar Sudarto.

Pembaharuan data pilih di Kota Bengkulu itu juga sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sehingga pihaknya kembali melakukan pengecekan data penduduk berdasarkan Kartu Keluarga (KK) sebagai langkah antisipasi kehilangan data penduduk.

“Data tersebut nantinya akan dikoordinasikan ke pemerintah pusat untuk dimasukkan kembali dalam data bersih yang kemungkinan sebelumnya terhapus akibat data dianggap ganda atau diragukan. Nah untuk kebutuhan pendataan kembali itu, kita sudah mengajukan anggaran dalam APBD Perubahan sehingga pelaksanaan akan segera dilaksanakan setelah anggaran cair dengan melibatkan perangkat RT dan Kelurahan sehingga diharapkan seluruh calon pemilih nantinya terakomodir dan tidak kehilangan hak pilih pada saat Pemilu,” pungkasnya. (Ibe)