Jauhi Maksiat dengan Maghrib Mengaji

RIO-MENGAJI-AMALAN RAMADHAN (1)

KOTA MANNA, BE – Bupati Bengkulu Selatan (BS), H Dirwan Mahmud SH, tidak henti-hentinya mengajak seluruh umat Islam di Kabupaten BS untuk menggalakkan budaya Maghrib Mengaji. Sebab hal itu bisa menjauhi perbuatan maksiat atau perbuatan lainnya yang lebih banyak mudharat dibandingkan manfaatnya. “Kalau gerakan Maghrib Nengaji sudah diterapkan di rumah, maka ke depan anak-anak akan semakin religius dan mereka akan menjauhi perbuatan yang dilarang agama,” katanya.

Dirwan menyampaikan, banyak manfaat yang bisa dipetik dari Gerakan Maghrib Mengaji tersebut. Selain mendekatkan diri kepada Allah SWT, juga mendekatkan diri kepada keluarga, antara ayah, ibu, dan anak-anak yang siangnya sibuk dengan aktivitas masing-masing.

“Usai melaksanakan Maghrib Mengaji dapat menjadi wadah bagi orang tua untuk memberikan nasehat dengan menanyakan semua kegiatan atau permasalahan yang dihadapi anak-anaknya. Dengan begitu, anak-anak akan semakin dekat dengan orang tua,” ujar Dirwan.

Menurut Dirwan, adanya anak-anak yang suka keluyuran malam membuktikan jika orang tua mereka kurang peduli, sebab mereka kurang mendapat perhatian orang tua. Hal itu tentu rentan membuat anak-anak terjerumus pada pergaulan yang salah dan pergaulan bebas, seks bebas, perjudian, mabuk-mabukan hingga menjadi pelaku kriminalitas.

“Semoga ke depan para orang tua semakin peduli pada anak-anak mereka, sehingga membiasakan Magrib Mengaji dan juga Subuh berjamaah, sehingga ke depan anak-anak BS semakin religius dan pada akhirnya menjauhi segala bentuk prilaku menyimpang,” harap Dirwan. (369)